Macam Fungsi Seal Dan Ukuran-Nya!

Macam Fungsi Seal Dan Ukuran-Nya!

Pada mesin, ada 2 jenis perapat, yaitu perapatan statis dan perapatan dinamis.Tipe perapatan statis (static seal) digunakan pada komponen yang tidak bergerak. Sehingga gasket digunakan sebagai bahan antara saat menyambung dua komponen atau lebih. Salah satu atau kedua komponen yang disambung tidak bergerak satu sama lain. Sedangkan bahan pembuatnya disesuaikan dengan karakteristik dari bahan yang disambung tersebut. Yang termasuk static seal adalah: O-ring seal, gasket dan liquid gasket.

Fungsi dari seal yaitu:
1. Menjaga kebocoran pelumas (lubrikasi).
2. Melapisi permukaan yang tidak rata.
3. Menjaga kotoran dan material lain masuk ke sistem.
4. Memberikan batasan cairan supaya tidak tercampur.
5. Menjaga agar komponen tidak cepat rusak


Image result for jenis jenis oil seal"

Jenis-jenis Seal
1. Gasket
Gasket dapat didefinisikan sebagai bahan atau material yang dipasang diantara dua permukaan benda, di mana di dalamnya terdapat fluida bertekanan, untuk mencegah terjadinya kebocoran. Pada sambungan dua permukaan benda, khususnya pada saat memasang komponen mesin, memerlukan komponen antara. Komponen ini befungsi sebagai perapat dari sambungan. Perapat ini diperlukan karena memang tingkat kekasaran pada kedua komponen mesin akan memungkinkan terjadinya kebocoran. Gasket inilah yang akan berfungsi sebagai komponen antara untuk mencegah terjadinya kebocoran.

Jenis-jenis material gasket yang digunakan dalam industri kimia berbedabeda, disesuaikan dengan kondisi operasi (tekanan, temperatur) dan karakteristik bahan kimia yang kontak dengan gasket. Sehingga bahan dasar gasket akan disesuaikan dengan tingkat kebutuhannya. Sebagai ilustrasi, material gasket untuk perpipaan yang di dalamnya mengalir air tentu akan berbeda dengan material gasket yang digunakan untuk sambungan antara blok slinder dengan kepala silinder. Secara umum, bahan dasar gasket ada tiga jenis, yaitu metal, non-metal dan setengah metal.

Gasket metal terbuat dari tembaga, aluminium atau kuningan. Gasket non-metal biasanya dibuat dari asbes, karet, kertas, rami, kulit, gabus dan keramik. Biasanya sebagai perapat antar komponen nonmetal gasket yang digunakan menggunakan bahan dasar asbes, karet dan kertas. Untuk bahan semi metal biasanya gabungan dari bahan metal dan non-metal.

Secara lebih rinci, bahan pembuat gasket adalah: Rubber Gaskets :Banyak sekali jenis gasket yang menggunakan bahan rubber sheet atau lembaran karet, seperti neoprene, nitrile, fluorocarbon, red rubber, aflas dan silicone.

  • Viton Gaskets: Viton gasket banyak digunakan untuk sistem di mana terdapat bahan kimia yang bersifat asam atau basa, hidrokarbon dan minyak, baik nabati maupun hewani.
  • PTFE (Polytetrafluoroethylene) Material: Gasket PTFE atau Teflon gasket merupakan gasket yang paling banyak dikenal, karena bersifat multi fungsi. Teflon memiliki ketahanan yang baik terhadap berbagai bahan kimia, termasuk hidrogen peroksida.
  • Graphite Gaskets: Graphite fleksibel tahan terhadap panas. Selain itu, gasket jenis ini juga tahan pada kondisi sangat asam dan basa.

2. O-ring
O-ring adalah bentuk cincin yang sangat lunak yang terbuat dari bahan alami atau karet synthetic atau plastik. Dalam pemakaianya O-ring biasanya dikompres antara dua permukaan sebagai seal, O-ring sering digunakan sebagai static seal yang fungsinya sama dengan gasket.

3. Lip Seals
Lip seal adalah jenis dynamic seal yang banyak digunakan pada kontruksi alat berat. Lipseal memikul semua jenis kondisi pengoperasian dan mencegah tidak beroperasinya machine karena panas yang diakibatkan gesekan atau juga mencegah bercampurnya pelumas atau cairan.

Oil seal dibedakan berdasarkan bentuk lip seal, dimana berdasarkan bentuk lip seal dapat diklasifikasikan sebagai beikut :

  • Single Lip Seal  : Lip tidak menggunakan sping loaded, digunakan untuk sealing cairan kental seperti grease pada shaft dengan kecepatan lambat.
  • Single Lip Spring Loaded  : Spring loaded membantu kerapatan lip, digunakan untuk sealing cairan dengan viskositas yang rendah pada shaft, kecepatan putar tinggi dan pada lingkungan kerja yang tidak berdebu.
  • Double Lip : Lip seal menghadap berlawanan arah dengan tambahan spring loaded pada salah satu sisinya. Digunakan sebagai sealing pada lip yang dilengkapi dengan spring loaded sedang pada satu sisi yang tidak ada spring loaded berfungsi sebagai sealing untuk debu dan partikel lainnya.
  • Dual Lip  :Lip seal menghadap berlawanan arah dengan tambahan spring loaded pada kedua sisinya. Digunakan sebagai sealing terhadap pelumas kental pada satu sisinya dan sebagai sealing terhadap cairan lain pada salah satu sisi lainnya.

4. Duo Cone
Duo cone seal dibuat edengan fungsi untuk menjaga kotoran tidak masuk ke dalam sistem dan menjaga kebocoran cairan pelumas pada area yang luas dalam machine. Duo cone seal harus bisa menahan karat yang lebih lama dengan sedikit perawatan  Duo cone seal lebih bisa menahan kebengkokan shaft, end play dan beban yang tiba-tiba. Duo cone seal terdiri dari dua ring yang biasanya terbuat dari karet, dipasangkan pada dua groove metal retaining ring.

Rubber rings bekerja sama dengan metal rings berfungsi sebagai seal. Rubber ring juga sebagai bantalan untuk metal rings dan menjaga kerataan permukaan pada saat shaft berputar selama machine beroperasi. Kehalusan permukaan metal rings bersama-sama dengan kekentalan oli melapisi shaft.Cara mengetahui ukuran seal.

Kami anugerah jaya bearing distributor Coupling, Bearing, Spare Part, Roller Chain terlengkap dan termurah di jakarta. anda bisa bertanya sekaligus berkonsultasi tentang Coupling, Bearing, Spare Part, Roller Chain yang hendak anda gunakan.  Jadi tunggu apa lagi ? jika anda membutuhkan berbagai jenis Coupling, Bearing, Spare Part, Roller Chain berkualitas maka anugerah jaya bearing merupakan pilihan yang tepat untuk anda, tidak perlu ragu dan khawatir. Lakukan pemesanan sekarang juga melalui jalur telepon atau email yang telah tersedia, semua kebutuhan anda mengenai Coupling, Bearing, Spare Part, Roller Chain.

Namun jika anda masih ragu dalam memilih serta membeli Spare Part anda bisa bertanya sekaligus berkonsultasi mengenai Spare Part yang anda butuhkan silahkan langsung menghubungi Anugerah Jaya Bearing sekarang juga di:

  • Contact Person: Djaja Halim
  • No Handphone: 0818 0661 5757, 0812 1001 3737
  • PIN BB: 292DBD2A
  • E-mail: [email protected]
Oil Seal Bocor, Atasi Dengan Hal Ini!

Oil Seal Bocor, Atasi Dengan Hal Ini!

Oli sil atau disebut juga seal oli baik pada mobil atau motor rentan mengalami kebocoran sehingga oli pada mesin akan cepat berkurang. Bro dan sist yang merasa baru saja mengganti oli tapi cepat habis perlu cek kondisi seal oli apakah mengalami kebocoran. Biasanya pemilik kendaraan jarang menyadari hal ini.Untuk itu bro dan sist perlu mengetahui apakah seal bocor atau tidak dengan melihat bagian sambungan penutup mesin yang tampak sealnya, jika di bagian itu terdapat rembesan oli maka bisa dipastikan anda harus mengganti seal dan pada beberapa kendaraan mobil dan motor tentu harus turun mesin.

Penyebab seal oli bocor bisa karena kapasitas oli terlalu banyak atau lebih dari ukuran standar di dalam mesin yang membuat seal oli tidak bisa membendung oli yang kapasitasnya melebihi standar. Misalnya kapasitas oli yang diperlukan sebanyak 0,8 liter, tetapi oli yang dimasukkan sebanyak 1 liter. Hal ini akan membuat ‘oil up’, yaitu oli meluber lewat lubang pernafasan ke filter udara dan ruang karburator. Oli yang terbakar di ruang pembakaran ini akan membuat knalpot mengeluarkan asap putih. Penyebab lain kebocoran pada seal oli karena komponen as terkikis atau aus. Hal ini bisa terjadi pada kick starter motor, as stut kopling,dan lainnya.

Image result for oil seal mobil bocor"

Untuk mengatasi kebocoran seal oli ada beberapa hal yang perlu diperhatikan seperti:

1. Pemasangan seal oli harus lurus dan rata, tidak boleh miring karena bisa mengakibatkan seal oli tidak mempunyai daya cengkram yang kuat.

2. Untuk mengatasi seal oli yang rembes bisa menggunakan lem karet atau sealer. Jika akan memasang seal oli, pastikan seal dalam keadaan bagus dan tidak penyok yang membuat diameter seal berubah.

3. Jika Anda akan mengganti oli dengan yang baru harus sesuai takaran yang sudah direkomendasikan oleh pabrikan, hal ini berlaku untuk penggantian oli mesin, oli sokbeker serta transmisi.

Selain rentan bocor, seal oli bisa mengalami retak karena komponen mesin terlalu panas sehingga lama-kelamaan seal menjadi kaku dan retak/pecah. Seal oli juga bisa retak karena umur pemakaiannya telah lama sehingga harus segera diganti.

Kami anugerah jaya bearing distributor Coupling, Bearing, Spare Part, Roller Chain terlengkap dan termurah di jakarta. anda bisa bertanya sekaligus berkonsultasi tentang Coupling, Bearing, Spare Part, Roller Chain yang hendak anda gunakan.  Jadi tunggu apa lagi ? jika anda membutuhkan berbagai jenis Coupling, Bearing, Spare Part, Roller Chain berkualitas maka anugerah jaya bearing merupakan pilihan yang tepat untuk anda, tidak perlu ragu dan khawatir. Lakukan pemesanan sekarang juga melalui jalur telepon atau email yang telah tersedia, semua kebutuhan anda mengenai Coupling, Bearing, Spare Part, Roller Chain.

Namun jika anda masih ragu dalam memilih serta membeli Spare Part anda bisa bertanya sekaligus berkonsultasi mengenai Spare Part yang anda butuhkan silahkan langsung menghubungi Anugerah Jaya Bearing sekarang juga di:

  • Contact Person: Djaja Halim
  • No Handphone: 0818 0661 5757, 0812 1001 3737
  • PIN BB: 292DBD2A
  • E-mail: [email protected]
Cara Membaca Kode Pada Oil Seal!

Cara Membaca Kode Pada Oil Seal!

Benda ini terbuat dari karet. Berbentuk bulat dan mempunyai sisi berbentuk kotak, oil seal mayoritas mempunyai warna hitam. Mungkin benda ini sudah tidak asing bagi kita yang sering mengunjungi bengkel-bengkel motor/mobil. Oil seal mempunyai bentuk yang kecil, meskipun begitu tetapi oil seal mempunyai berbagai ukuran. Ukuran-ukuran oil seal ada berbagai macam dari yang berukuran 12 mm (diameternya) sampai berukuran 70 mm. Oil seal juga ada yang mempunyai perbedaan contohnya saja oil seal murni yaitu oil seal yang berbentuk dari karet semua bagiannya, sedangkan oil seal N.O.K. yaitu oil seal yang terbentuk dari karet dan didalam karet tersebut ditambahkan besi bulat, jadi besi tersebut terbungkus oleh karet.

Di industri, oil seal tergabung dalam kelompok hidrolik. Di industri tempat penyimpanan suku cadang dikelompokkan menjadi beberapa kelompok, kelompok tersebut adalah Mekanik, Hidrolik, Elektrik, Pneumatik, dan Plant Servis. Terlepas dari itu semua meskipun oil seal mempunyai bentuk yang tidak begitu besar tetapi benda ini sangat penting karena banyak dipakai oleh maintenance untuk membetulkan mesin. Oil seal ini banyak dipakai di pompa-pompa hidrolik. Berfungsi sebagai penahan udara yang timbul akibat bagian input mesin yang bekerja, lalu dialirkan ke pompa hidrolik yang dilanjutkan dengan bagian-bagian mesin selanjutnya. Jika oil seal aus/rusak maka kerja mesin terlihat tidak stabil dan hasil kerja tidak begitu memuaskan.

Image result for oil seal kode

Penting dibaca terlebih dahulu sebelum brosis ganti sendiri sil yang bocor. Sebab yang ditanya penjual sil pasti kodenya, agar ia tak salah memberikan pada konsumen. Jangan tergoda secara kasat mata bentuknya sama, beda nol koma mm saja diameternya, pasti nggak bakal cocok.  Contoh nya  sil sokbreker Honda Supra X yang kodenya 26 37 10,5. “Itu artinya diameter dalam ‘sil’ 26mm, diameter luar 37 mm dan tebal 10,5 mm,” terang mekanik yang kribo sekali itu.

Nah kalo sil rusak dan nomornya sudah terlacak tinggal ukur pakai sigmat atau jangka sorong. Misalnya untuk sokbreker, tinggal ukur as sok sebagai patokan diameter dalam dan tabungnya sebagai ukuran diameter luar. Dengan ilmu ini, bisa mencari persamaan sil. Karena yang penting pada sil, dua angka pertama diameter luar dan dalam.Sedang angka ke-3 atau ketebalannya boleh beda tapi selisihnya tak lebih dari 1 angka saja. Lebih dari itu sil rawan bocor.

Kami anugerah jaya bearing distributor Coupling, Bearing, Spare Part, Roller Chain terlengkap dan termurah di jakarta. anda bisa bertanya sekaligus berkonsultasi tentang Coupling, Bearing, Spare Part, Roller Chain yang hendak anda gunakan.  Jadi tunggu apa lagi ? jika anda membutuhkan berbagai jenis Coupling, Bearing, Spare Part, Roller Chain berkualitas maka anugerah jaya bearing merupakan pilihan yang tepat untuk anda, tidak perlu ragu dan khawatir. Lakukan pemesanan sekarang juga melalui jalur telepon atau email yang telah tersedia, semua kebutuhan anda mengenai Coupling, Bearing, Spare Part, Roller Chain.

Namun jika anda masih ragu dalam memilih serta membeli Spare Part anda bisa bertanya sekaligus berkonsultasi mengenai Spare Part yang anda butuhkan silahkan langsung menghubungi Anugerah Jaya Bearing sekarang juga di:

  • Contact Person: Djaja Halim
  • No Handphone: 0818 0661 5757, 0812 1001 3737
  • PIN BB: 292DBD2A
  • E-mail: [email protected]
Cara Memahami Seal Mobil Bocor! Simak Penjelasan-Nya!

Cara Memahami Seal Mobil Bocor! Simak Penjelasan-Nya!

Seal mobil adalah komponen onderdil penting di dalam mesin kendaraan roda empat dan roda dua. Artinya Anda akan menemukan spare part ini sebagai bagian dari dapur pacu sebuah mobil. Penting untuk memahami apakah fungsi dari seal agar kita juga tahu jika sewaktu-waktu komponen tersebut terjadi masalah rembes, bocor atau kerusakan, kita dapat bisa segera mengatasinya ataupun membawanya ke bengkel service kendaraan terdekat. Banyak macam seal diantaranya : seal klep, kaca, mesin, oli, busi, persneling, kopling, gardan, as kruk dari harga murah maupun mahal tergantung kualitas serta merknya serta untuk dipakai kendaraan merk korea Kia, Hyundai, Nissan , Chevrolet, Daihatsu , Suzuki , Honda , Isuzu , Datsun, Toyota, Timor, Mercy, BMW, Mazda, Ford , Mitsubishi

Fungsi Penting Komponen Seal mobil

Pada mesin mobil, komponen spare part seperti bearing dan gear harus memerlukan pelumasan terus-menerus agar dapat bekerja secara baik dan maksimal. Pelumasan tersebut juga diperlukan agar pengoperasian tetap halus serta tidak mudah terjadi keausan. Di sinilah fungsi seal mobil sebenarnya, yaitu untuk menjaga agar pelumas tetap berjalan pada setiap komponen-komponen mesin yang bergerak sehingga tidak terjadi yang namanya kebocoran. Seal juga bertugas agar debu maupun kotoran tidak mudah masuk ke dalam sistem. Secara singkat, komponen seal mobil memiliki tugas untuk:

1. Menjaga oli agar tidak terjadi kebocoran pelumas/lubrikasi
2. Menjaga gardan agar debu, kotoran, dan material lainnya tidak masuk ke dalam sistem
3. Agar komponen mesin dalam mobil tidak mudah terjadi kerusakan
4. Melapisi permukaan kopling yang kurang rata
5. Menjadi pembatas busi agar cairan tidak mudah tercampur
6. Semakin fleksibel terhadap komponen as kruk yang bergerak serta tak bocor

Klasifikasi dan jenis seal mobil, komponen Seal mobil diklasifikasikan menjadi 2, yaitu:

1. Static seal
2. Dynamic seal

Apa fungsi dari keduanya? Static seal mobil digunakan pada bagian permukaan yang tidak terjadi gerakan antara dua permukaan yang dilapisi. Contoh-contoh atau yang termasuk ke dalam klasifikasi ini seperti: gasket, liquid gasket, busi, kaca, mesin dan O-ring seal.

Sebaliknya, Dynamic seal mobil justru digunakan pada bagian permukaan yang terjadi pergerakan antara permukaan yang satu dengan yang lainnya. Contoh seals yang masuk ke dalam klasifikasi ini seperti: Duo Cone seals, Lip seals, as kruk, kopling, gardan, O-ring seals, dan packing rings.

Mungkin Anda belum terlalu paham tentang jenis-jenis onderdil seals tersebut. Misalnya saja gasket, part ini biasa dipakai pada bagian celah kecil untuk komponen mobil yang diam. Contoh komponen yang tidak terjadi pergerakan alias tetap diam yaitu cylinder head dengan block atau antara oil pan dengan block. Perlu diingat bahwa permukaan yang dipasangi seal ini haruslah permukaan yang rata, kering, tidak ada goresan, dan bersih.

Sementara itu, O-rings merupakan seal yang berbentuk lingkaran seperti cincin. O-rings ini terbuat dari material yang lunak misalnya karet synthetic dan plastik, namun bisa juga terbuat dari bahan alami. O-ring ini juga sering dipakai sebagai static seal dimana fungsinya sama dengan gasket. Untuk pemakaiannya sendiri, O-rings akan dikompres diantara 2 permukaan sebagai seal mobil. Jika sewaktu-waktu O-rings seal ini perlu dilakukan penggantian dan Anda ingin memasangnya sendiri, maka jangan lupa bahwa permukaannya haruslah yang bersih dari debu serta kotoran. Pastikan juga bahwa O-rings juga bebas dari kotoran atau material lainnya untuk mencegah terjadinya rembes kebocoran yang tak diinginkan karena jika permukaan serta O-rings seal kotor, bisa muncul goresan atau cacat yang membuat terjadinya kebocoran.

Kami anugerah jaya bearing distributor Coupling, Bearing, Spare Part, Roller Chain terlengkap dan termurah di jakarta. anda bisa bertanya sekaligus berkonsultasi tentang Coupling, Bearing, Spare Part, Roller Chain yang hendak anda gunakan.  Jadi tunggu apa lagi ? jika anda membutuhkan berbagai jenis Coupling, Bearing, Spare Part, Roller Chain berkualitas maka anugerah jaya bearing merupakan pilihan yang tepat untuk anda, tidak perlu ragu dan khawatir. Lakukan pemesanan sekarang juga melalui jalur telepon atau email yang telah tersedia, semua kebutuhan anda mengenai Coupling, Bearing, Spare Part, Roller Chain.

Namun jika anda masih ragu dalam memilih serta membeli Spare Part anda bisa bertanya sekaligus berkonsultasi mengenai Spare Part yang anda butuhkan silahkan langsung menghubungi Anugerah Jaya Bearing sekarang juga di:

  • Contact Person: Djaja Halim
  • No Handphone: 0818 0661 5757, 0812 1001 3737
  • PIN BB: 292DBD2A
  • E-mail: [email protected]

 

Melepas Dan Mengganti Oil Dengan Baik Dan Benar!

Melepas Dan Mengganti Oil Dengan Baik Dan Benar!

Di dalam sebuah mesin terdapat sistem pelumasan, dimana pelumas atau oli berfungsi untuk memberikan perlindungan terhadap komponen yang saling bergesekan agar tidak aus. Penting bagi para pengendara sekaligus pemilik mobil untuk selalu menjaga dan memeriksa baik kualitas dan kuantitas oli. Selama pemakaian normal jumlah oli akan sedikit sekali berkurang, tetapi jika terjadi kebocoran tentu saja oli akan berkurang dengan cepat dan drastis, salah satu kebocoran yang sering terjadi adalah kebocoran pada seal oli. Seal oli memiliki peran sebagai perapat untuk menjaga oli agar tidak keluar, seal yang umum terdapat di mesin ialah berada pada posisi crankshaft dan camshaft.

Seal oli berbentuk bulat dan terbuat dari bahan semacam karet yang kuat dengan bagian dalamnya terdapat pegas melingkar yang berfungsi untuk menjaga kerapatan seal dengan logam. Mengingat sealini terbuat dari bahan karet, seiring berjalannya waktu jika komponen satu ini selalu terkena panas tentu saja sifat elastisitasnya akan berkurang bahkan hilang dan berubah menjadi kaku sehingga rentan mengalami kebocoran, tetapi ada juga kasus dimana setelah penggantian seal oli, tidak berselang lama bocor kembali terjadi, hal ini dikarenakan pemasangan seal yang salah.

Cara Melepas Seal Oli Yang Baik Dan Benar

Pada umumnya, seal oli dapat dibuka menggunakan obeng atau alat pengungkit lainnya yang aman dan tidak merusak komponen lain, tetapi ada juga seal yang berada di posisi kedalaman dimana cara membukanya harus menggunakan puller oil seal remover yaitu alat yang digunakan untuk menarik sealkeluar dengan aman sesuai prosedur. Jika Anda melakukan aktivitas satu ini menggunakan obeng, sebaiknya lapisi obeng dengan menggunakan solatip agar tidak menggores komponen lain ketika mengungkit. Jika menggunakan alat khusus lain, perhatikan kesesuaian ukuran alat dengan kuran sealyang akan dilepas.

Image result for oil seal

Cara Memasang Seal Oli

Jika proses melepas seal oli terbilang cukup mudah, berbeda dengan proses memasang seal oli, penting bagi Anda untuk berhati-hati karena terdapat beberapa hal yang perlu diperhatikan ketika pemasangan, diantaranya ialah:

1. Posisi luar dalam

Saat pemasangan, Anda juga perlu perhatikan bagian luar dan dalam. Bagian yang cengkung merupakan bagian dalam, artinya bagian ini yang menghadap ke mesin, sedangkan bagian luar yang rata menghadap ke Anda (pemasang). Posisi pemasangan seal yang tidak tepat atau terbalik dapat menimbulkan kebocoran hanya dalam waktu satu minggu saja.

2. Presisi dan rata

Selain posisi, hal penting yang perlu Anda perhatikan dalam pemasangan seal oli ialah presisi dan kerataan. Pastikan saat pemasangan, posisi seal harus benar-benar rata, hal ini tentu mengharuskan Anda untuk lebih teliti dan berhati-hati karena pemasangan tidak boleh terlalu dalam. Pemasangan seal dilakukan dengan cara dipukul perlahan-lahan, Anda juga harus perhatikan alat yang digunakan, jika Anda menggunakan palu sebaiknya gunakan palu plastik atau gunakan alat khusus lain yang dapat memasang seal oli agar presisi dan aman. Lakukan pemasangan dengan menyelaraskan ukuran lingkaran seal lalu pukul perlahan-lahan sampai posisinya tepat. Sebelum pemasangan seal ini, Anda juga dapat memberi sedikit lapisan oli atau rubber grease pada permukaan dalam seal oli.

3. Periksa keausan

Hal pertama yang perlu diperhatikan ialah periksa dan lihat apakah shaft tidak mengalami keuasan ketika ingin memasang seal. Jika terdapat keuasan biasanya akan terlihat dengan tanda ada sedikit guratan melingkar di bekas posisi seal yang lama. Jika terdapat keausan sebelum Anda memasangseal yang baru, Anda dapat melepas pegas pada seal bar yang berbentuk lingkaran dan lepas sambungannya dengan cara diputar seperti ulir biasa sehingga setelah dilepas bentuknya memanjang, potong sedikit sekitar 1-2 mm pada ujung yang rata (ujung pegas berbeda satu lancip dan satu rata) kemudian kembali pasang. Hal tersebut dilakukan untuk menjaga tingkat kerapatan seal, tetapi jika shaft berada dalam kodisi normal, Anda tidak perlu melakukan hal tersebut.

Selain cara pemasangan yang tepat, penting bagi Anda untuk memperhatikan kualitas seal oli. Untuk mendapatkan seal  oli yang berkualitas Anda bisa mendapatkannya di anugerah jaya bearing. Kami anugerah jaya bearing distributor Coupling, Bearing, Spare Part, Roller Chain terlengkap dan termurah di jakarta. anda bisa bertanya sekaligus berkonsultasi tentang Coupling, Bearing, Spare Part, Roller Chain yang hendak anda gunakan.  Jadi tunggu apa lagi ? jika anda membutuhkan berbagai jenis Coupling, Bearing, Spare Part, Roller Chain berkualitas maka anugerah jaya bearing merupakan pilihan yang tepat untuk anda, tidak perlu ragu dan khawatir. Lakukan pemesanan sekarang juga melalui jalur telepon atau email yang telah tersedia, semua kebutuhan anda mengenai Coupling, Bearing, Spare Part, Roller Chain.

Namun jika anda masih ragu dalam memilih serta membeli Spare Part anda bisa bertanya sekaligus berkonsultasi mengenai Spare Part yang anda butuhkan silahkan langsung menghubungi Anugerah Jaya Bearing sekarang juga di:

  • Contact Person: Djaja Halim
  • No Handphone: 0818 0661 5757, 0812 1001 3737
  • PIN BB: 292DBD2A
  • E-mail: [email protected]
Memilih seal Hydraulic Yang Baik Dan Benar!

Memilih seal Hydraulic Yang Baik Dan Benar!

Bagian yang tak kalah pentingnya dalam sebuah sistem baik pada Cylinder hydraulic maupun Cylinder Pneumatic adalah  sealkit yang terdapat dalam cylinder. Sebagaimana pada bagian cylinder Seal Kit juga terdiri dari beberapa bagian yaitu Piston Seal, Rod Seal, Dust Seal  atau Wiper dan O-ring yang merupakan penghubung antara bagaian-bagian cylinder.

Seal hydraulic cukup banyak sekali bentuknya sesuai dengan fungsinya serta bahan yang digunakan juga bermacam-macam dari bahan yang standard hingga yang tahan panas diatas 100 drajad celcius. Mengenai bentuk dari seal hydraulic biasanya untuk masing-masing manufacture memberi type yang berbeda-beda hal ini penting di ketahui sebagai cara memilih seal hydraulic sedangkan bahan yang digunakan mengacu pada beban dan aplikasi temperature. Untuk standart sering digunakan poly Urethane(PU), Nitrile Rubber(NBR), Hydrogenated Rubber( NHBR), Ethylene Propylene Rubber (EPDM), Fluorine Rubber(FR) dan masih banyak lagi bahan special atau gabungan yang digunakan. Dan sebagai catatan untuk aplikasi seal hydraulic yang bekerja pada temperature tinggi (pada area yang panas seperti peleburan logam) biasanya digunakan bahan HNBR yang tahan hingga temperature 135 derajad celcius atau bisa juga menggunakan seal hydraulic dengan menggunakan bahan EPDM bisa tahan hingga 150 derajad celcius dan FKM yang mampu kerja hingga temperature 200 derajad celcius dan PTFE (Polytetrafluoroethylene) yang cukup ekstrim karena mampu kerja hingga temperature 260 derajad celcius.

Jenis dan macam serta bentuk seal sekalian fungsinya hanya pada seal yang di produksi oleh Sakagami ( Jepang ) dan Hallite ( Eropa)

1. Piston Seal
Dimensi dari Piston seal identik dengan ukuran cylinder ( bore size ) dimana dimensi dimeter seal yang perlu diperhatikan adalah diameter luar seal karena ini akan mengacu pada ukuran diameter cylinder tube, kemudian baru diikuti oleh diameter dalam dan tinggi dari seal ini mengacu pada dimensi piston sebagai dudukannya.

2. GPY Seal
Model ini mempunyai ukuran dimensi  dengan diameter mulai 32 mm hingga diameter 250. Seal model GPY atau sering disebut dengan GPY Packing bahan matrial standart ( RN919) dari bahan Nitrile Rubber ( NBR) dengan hardness 85 Hs dan tensile strength 175 kgf/cm2 serta working temperature -30 s/d 100 derajad celcius dan ini cocok untuk oprasional pada mineral oil.

3. RGY Seal
Seal hydraulic Model ini mempunyai ukuran dimensi  dengan diameter mulai 40 mm hingga diameter 250. Seal model GPY atau sering disebut dengan GPY Packing bahan matrial standart ( RN923) dari bahan Nitrile Rubber ( NBR) dengan hardness 85 Hs dan tensile strength 140 kgf/cm2 serta working temperature -30 s/d 100 derajad celcius dan ini cocok untuk oprasional dengan fluid mineral oil.

Image result for hydraulic sealPemasangan Seal baik pada head cylinder dan piston  cylinder serta O-ring terlihat gampang sekali namun banyak para operator Maintennace tidak memahami ini dengan benar, sehingga umur dari seal tidak sesuai dengan yang diharapkan dan bahkan saat pertama digunakan udah mengalami kebocoran kecil atau kerja cylinder tidak sesuai dengan yang diharapkan. Hali ini bisa dikarenakan arah dari profile seal yang dipasang terbalik atau bisa juga pada profile seal mengalami luka/cacat, karena itu untuk pemasangan jenis seal tertentu dikarenakan bahanya yang kurang elastis dan posisi pemasangan yang susah ( sempit) perlu dilakukan dengan kesabaran. Dan selain seal hydraulic sering juga  kebocoran dikarenakan O-ringkarena ketidak telitian saat pemasangan posisi O-ring bergeser dan terjepit yang akibat terparah adalah O-Ring putus dan yang perlu diketahui pemasangan seal ini tidak semuanya susah dan untuk jenis tertentu saat pemasangan perlu menggunakan alat seperti tali ( tali yang digunakan sebaiknya dari plastik ) dan clamp khususnya yang sering digunakan saat memasukan piston kedalam cylinder untuk mencegah kerusakan pada profile seal.

Satu hal yang cukup remeh tetapi bisa berakibat pada life time seal, piston rod dan cylinder tube adalah masalah kebersihan, karena itu usahakan dan pastikan bahwa sebelum pemasangan seal hydraulic maupun seal pneumatic semua bahan yang dipasng benar2 bersih dari debu, pasir, scrap atau apapun yang melekat pada komponen seal hydraulic, cylinder tube dan rod piston karena jika ada debu, pasir atau benda asing lainnya masuk kedalam cylinder atau menyangkut pada seal lips maka dipastikan akan terjadi kebocoran dalam jangka waktu yang tidak lama.

Berikut ini beberapa jenis seal :
1. Sakagami Seal
2. Hallite Seal
3. Seal Parker
4. NOK Seal
5. Meiwa Seal
6. National seal
7. Dst

Kami anugerah jaya bearing distributor Coupling, Bearing, Spare Part, Roller Chain terlengkap dan termurah di jakarta. anda bisa bertanya sekaligus berkonsultasi tentang Coupling, Bearing, Spare Part, Roller Chain yang hendak anda gunakan.  Jadi tunggu apa lagi ? jika anda membutuhkan berbagai jenis Coupling, Bearing, Spare Part, Roller Chain berkualitas maka anugerah jaya bearing merupakan pilihan yang tepat untuk anda, tidak perlu ragu dan khawatir. Lakukan pemesanan sekarang juga melalui jalur telepon atau email yang telah tersedia, semua kebutuhan anda mengenai Coupling, Bearing, Spare Part, Roller Chain.

Namun jika anda masih ragu dalam memilih serta membeli Spare Part anda bisa bertanya sekaligus berkonsultasi mengenai Spare Part yang anda butuhkan silahkan langsung menghubungi Anugerah Jaya Bearing sekarang juga di:

  • Contact Person: Djaja Halim
  • No Handphone: 0818 0661 5757, 0812 1001 3737
  • PIN BB: 292DBD2A
  • E-mail: [email protected]
Fungsi Dan Macam Oil Seal, Simak Urain-nya!

Fungsi Dan Macam Oil Seal, Simak Urain-nya!

Fungsi dan Macam Radial Lip Seal (Oil Seal) – Satu lagi benda kecil yang penting bagi kelangsungan sebuah engine adalah seal. seal memiliki pengaruh yang tak jauh berbeda pentingnya dengan baut dan mur. Seal digunakan sebagai penyekat atau perapat pada bagian yang saling disambungkan terhadap kebocoran cairan, udara, debu, dan menjaga tekanan. Terdapat dua jenis bentuk seal, yaitu dynamic seal dan static seal. Klasifikasi selengkapnya bisa anda lihat berikut di bawah ini.

1. Dynamic Seal digunakan sebagai perapat pada parts yang bergerak, contohnya adalah Radial lip seal, Clearance seal, Ring seal, Face seal, Compression packing, Molded packing dan Diaphragma seal.

2. Static Seal digunakan sebagai perapat pada parts statis (fixed parts), contonya adalah Static O-ring, Metallic gasket, Non metallic gasket dan Sealant.

Radial Lip Seal (Oil Seal) 

Radial lip seal digunakan sebagai penyekat untuk pelumas pada sistem yang memiliki shaft berputar. Radial lip  seal ini biasa disebut juga oil seal. Penyekat atau perapatan (sealing) berdasarkan perbedaan ukuran antara elemen seal dan diameter luar shaft merupakan dasar prinsip sealing, juga ditambahkan spring dibelakang lip seal. Antara lip seal dengan shaft harus terdapat lapisan film sebagai perapat dan pelumas. Bila lapisan film terlalu tebal, maka cairan akan bocor tetapi bila terlalu tipis akan timbul gesekan dan keausan pada lip seal. Tebal tipisnya lapisan film dipengaruhi oleh tekanan lip seal. Oil seal dibedakan berdasar bentuk lip seal. Di bawah ini merupakan gambar lip seal atau oil seal dan bentuk dasarnya untuk single lip dan double lip.

Untuk macam-macam lip seal anda bisa lihat berikut ini.

1. Single lip seal: lip tidak menggunakan spring loaded, digunakan untuk sealing cairan kental seperti grease pada shaft dengan kecepatan lambat.

2. Single lip spring loaded: spring loaded membantu kerapatan seal, digunakan untuk sealing cairan dengan viskositas yang rendah pada shaft kecepatan putar tinggi dan pada daerah yang tidak berdebu.

3. Double lip: lip seal menghadap berlawanan arah dengan tambahan spring loaded pada kedua sisinya. Digunakan sebagai sealing terhadap cairan pada lip yang dilengkapi dengan spring loaded, sedangkan sisi lip yang lain melakukan sealing terhadap debu atau partikel.

4. Dual lip: lip seal menghadap berlawanan arah dan memiliki spring loaded pada kedua sisinya. Digunakan sebagai sealing terhadap pelumas kental pada salah satu sisi dan sebagai sealing terhadap cairan pada sisi yang lain.  Pemasangan oil seal harus diperhatikan untuk mencegah kerusakan dini atau kebocoran akibat rusaknya lip seal. Lip mudah sobek dan rusak. Sebelum dipasang seal harap disimpan secara aman, jauh dari panas dan debu.

Kami anugerah jaya bearing distributor Coupling, Bearing, Spare Part, Roller Chain terlengkap dan termurah di jakarta. anda bisa bertanya sekaligus berkonsultasi tentang Coupling, Bearing, Spare Part, Roller Chain yang hendak anda gunakan.  Jadi tunggu apa lagi ? jika anda membutuhkan berbagai jenis Coupling, Bearing, Spare Part, Roller Chain berkualitas maka anugerah jaya bearing merupakan pilihan yang tepat untuk anda, tidak perlu ragu dan khawatir. Lakukan pemesanan sekarang juga melalui jalur telepon atau email yang telah tersedia, semua kebutuhan anda mengenai Coupling, Bearing, Spare Part, Roller Chain.

Namun jika anda masih ragu dalam memilih serta membeli Spare Part anda bisa bertanya sekaligus berkonsultasi mengenai Spare Part yang anda butuhkan silahkan langsung menghubungi Anugerah Jaya Bearing sekarang juga di:

  • Contact Person: Djaja Halim
  • No Handphone: 0818 0661 5757, 0812 1001 3737
  • PIN BB: 292DBD2A
  • E-mail: [email protected]
Penjelasan Singkat Tentang Hydraulic Seal!

Penjelasan Singkat Tentang Hydraulic Seal!

Hydraulic seal atau seal pada sistem hirolik (hydraulic system) berfungsi untuk mencegah kebocoran dari suatu sistem yang bergerak secara resiprokal (up/down, left/right). Hydraulic seal dapat dikelompokan menjadi 4 jenis, yaitu:

1. Piston Seal – dipasang pada Piston
2. Rod Seal – dipasang pada Housing
3. Guide Ring – dipasang untuk menghindari gesekan antara piston dgn silinder
4. Dust Seal – untuk mencegah masuknya kotoran pada sistem

Image result for Hydraulic seal

Adapun macam – macam seal yang digunakan pada system alat berat yang paling umum adalah:

1. O-ring – berbentuk seperti huruf O ini adalah seal yang applikasinya paling banyak karena sederhana, effisien dan pemasangannya sangat mudah, terbuat dari karet sintetis. O-ring dirancang untuk digunakan dalam groove dimana O-ring ditekan (+/_ 10%) diantara permukaannya. Penggunaan O-ring harus memiliki permukaan yang halus dimaksudkan untuk mengurangi gesekan dengan permukaan yang bergerak. Penggunaan aplikasi statis dan tekanan tinggi biasanya diperkuat dengan back-up ring untuk mencegah O-ring keluar dari tempatnya.

2. U-Packing dan V-Packing – berbentuk U atau V umumnya digunakan untuk menyekat shaft yang berputar pada piston dan rod end silinder. Merupakan seal dinamis terbuat dari kulit, karet sintetis ataupun karet alami, plastik dan bahan lain. Bagian sisi yang terbuka/Lip dipasang ke arah tekanan sistem sehingga tekanan akan mendorong lip pada permukaan yang bertemu untuk membentuk sekat yang kuat.

3. Mechanical Seal – adalah sejenis seal dinamis, yang umumnya dibuat dari logam atau karet. Terkadang bagian yang berputar dari seal itu dibuat dari karet, yang kemudian dilapisi logam dibelakangnya untuk dipasangkan pada housing. Adapun dalamnya dipasang pada shaft yang berputar dan sebuah pegas menahan dua bagian seal dengan kekuatan yang sama.

3. Metallic seal- adalah jenis seal dinamis, dan biasanya terbuat dari baja terbagi atas dua jenis yaitu expanding metallic seal dan non expanding metallic seal. Dibuat cukup presisi namun bukan tujuan menutupi kebocoran, sering  juga disebut dengan fluid wiper seal dan applikaisnya untuk suhu sangat tinggi. Ring piston adalah contoh dari seal jenis ini.

4. Compression packing / jam packing – penggunaan dalam aplikasi dinamis dibuat dari plastik, kain asbes, kapas berlaminasi karet ataupun logam yang fleksibel. Penggunaan compression packing sama dengan penggunaan U-Packing dan V-Packing dan digunakan pada  suhu rendah. Pelumasan sangat penting, karena  akan menggores bagian-bagian yang bergerak jika dibiarkan bekerja dalam keadaan yang kering.

Kami anugerah jaya bearing distributor Coupling, Bearing, Spare Part, Roller Chain terlengkap dan termurah di jakarta. anda bisa bertanya sekaligus berkonsultasi tentang Coupling, Bearing, Spare Part, Roller Chain yang hendak anda gunakan.  Jadi tunggu apa lagi ? jika anda membutuhkan berbagai jenis Coupling, Bearing, Spare Part, Roller Chain berkualitas maka anugerah jaya bearing merupakan pilihan yang tepat untuk anda, tidak perlu ragu dan khawatir. Lakukan pemesanan sekarang juga melalui jalur telepon atau email yang telah tersedia, semua kebutuhan anda mengenai Coupling, Bearing, Spare Part, Roller Chain.

Namun jika anda masih ragu dalam memilih serta membeli Spare Part anda bisa bertanya sekaligus berkonsultasi mengenai Spare Part yang anda butuhkan silahkan langsung menghubungi Anugerah Jaya Bearing sekarang juga di:

  • Contact Person: Djaja Halim
  • No Handphone: 0818 0661 5757, 0812 1001 3737
  • PIN BB: 292DBD2A
  • E-mail: [email protected]
Pengertian Wiper Seal! Simak Penjelasan-Nya!

Pengertian Wiper Seal! Simak Penjelasan-Nya!

Sealing / penyegelan merupakan faktor penting dalam fungsi yang tepat dari aplikasi hidrolik, kebocoran dari silinder atau di piston, bersama dengan masuknya kontaminan yang tidak diinginkan, mengurangi umur dan efisiensi seluruh aplikasi.Ada berbagai produk Seal, teknologi dan teknik untuk menjaga minyak dan kontaminan dari sistem hidrolik, masing-masing memiliki manfaat yang unik. dalam beberapa penggunaan yang keras, fitur segel individu tidak memenuhi persyaratan untuk peralatan dan sistem Seal diperlukan.

Desain Wiper Seal:

1. Memberikan kekuatan menyeka agresif untuk mencegah lumpur, air, kotoran dan kontaminasi lainnya
2. Membiarkan pelumas film minyak untuk kembali ke sistem pada stroke yang inward
3. Melindungi elemen penyegelan utama, sehingga meningkatkan kehidupan segel
4. Sering dibuat dari Polyurethane, yang menawarkan ketahanan abrasi tinggi
5. Sering digunakan sebagai segel minyak linkage pin.

Image result for wiper seal

Rod SEAL:
1. Mengandung cairan sistem dari melarikan diri ke atmosfer
2. Harus menyediakan fungsi penyegelan pada tekanan rendah dan tinggi
3. Membutuhkan ekstrusi yang sangat baik dan ketahanan aus
4. Harus menyediakan kemampuan pompa-back yang baik untuk pelumas film minyak
5. Sering harus menahan hingga 6000 psi .

Fungsi Dan Cara Kerja:

Reciprocal Seal ialah seal yang digunakan untuk mencegah kecocoran dari suatu sistem yang bergerak secara resiprokal (naik/turun, kanan/kiri). Contoh umum dari seal ini ialah seal hidrolik penumatik, karena kedua sistem tersebut bergerak secara resiprokal. Weeper/Dust Seal, seal ini berguna untuk mencegak masuknya kotoran yang akan terbawa masuk kedalam sistem hidrolik/penumatik akibat keluarnya rod/as/piston dari rumahnya pada saat beroperasi.

Kami anugerah jaya bearing distributor Coupling, Bearing, Spare Part, Roller Chain terlengkap dan termurah di jakarta. anda bisa bertanya sekaligus berkonsultasi tentang Coupling, Bearing, Spare Part, Roller Chain yang hendak anda gunakan.  Jadi tunggu apa lagi ? jika anda membutuhkan berbagai jenis Coupling, Bearing, Spare Part, Roller Chain berkualitas maka anugerah jaya bearing merupakan pilihan yang tepat untuk anda, tidak perlu ragu dan khawatir. Lakukan pemesanan sekarang juga melalui jalur telepon atau email yang telah tersedia, semua kebutuhan anda mengenai Coupling, Bearing, Spare Part, Roller Chain.

Namun jika anda masih ragu dalam memilih serta membeli Spare Part anda bisa bertanya sekaligus berkonsultasi mengenai Spare Part yang anda butuhkan silahkan langsung menghubungi Anugerah Jaya Bearing sekarang juga di:

  • Contact Person: Djaja Halim
  • No Handphone: 0818 0661 5757, 0812 1001 3737
  • PIN BB: 292DBD2A
  • E-mail: [email protected]
Cara Memilih Seal Hydraulic Dan Pneumatic! Simak Ulasan-Nya!

Cara Memilih Seal Hydraulic Dan Pneumatic! Simak Ulasan-Nya!

Bagian yang tak kalah pentingnya dalam sebuah sistem baik pada Cylinder hydraulic maupun Cylinder pneumatic adalah sealkityang terdapat dalam cylinder. Sebagaimana pada bagian cylinder Seal Kit juga terdiri dari beberapa bagian yaitu  Piston Seal, Rod Seal, Dust Seal  atau Wiper dan O-ring yang merupakan penghubung antara bagaian-bagian cylinder.

Seal hydraulic cukup banyak sekali bentuknya sesuai dengan fungsinya serta bahan yang digunakan juga bermacam-macam dari bahan yang standard hingga yang tahan panas diatas 100 drajad celcius.

Mengenai bentuk dari seal hydraulic biasanya untuk masing-masing manufacture memberi type yang berbeda-beda hal ini penting di ketahui sebagai cara memilih seal hydraulic sedangkan bahan yang digunakan mengacu pada beban dan aplikasi temperature. Untuk standart sering digunakan poly Urethane(PU), Nitrile Rubber(NBR), Hydrogenated Rubber( NHBR), Ethylene Propylene Rubber(EPDM), Fluorine Rubber(FR) dan masih banyak lagi bahan special atau gabungan yang digunakan. Dan sebagai catatan untuk aplikasi seal hydraulic yang bekerja pada temperature tinggi ( pada area yang panas seperti peleburan logam  ) biasanya digunakan bahan HNBR yang tahan hingga temperature 135 derajad celcius atau bisa juga menggunakan seal hydraulic dengan menggunakan bahan EPDM bisa tahan hingga 150 derajad celcius dan FKM yang mampu kerja hingga temperature 200 derajad celcius dan PTFE (Polytetrafluoroethylene) yang cukup ekstrim karena mampu kerja hingga temperature 260 derajad celcius.

Image result for Seal Hydraulic Dan Pneumatic

Namun demikian untuk aplikasi dengan pressure yang tinggi banyak dipakai jenis V-Packing baik untuk rod seal maupun piston seal tergantung pada kebutuhan. Kharekter V Packing yang bertumpuk memungkinakan umur dari seal ini lebih awet namun demikian dari segi harga cukup mahal.

diluar seal tersebut pada cylinder dilengkapi dengan O-ring yang berfungsi sebagai seal setatis untuk mencegah keluarnya fluida ( angin atau oli) keluar dari bagian-bagian yang tehubung pada cylinder seperti bagian cylinder tube dengan end cup, cylinder tube dengan head cylinder atau dudukanya, piston dengan rod.

Sedangkan untuk untuk cylinder dengan stroke yang yang panjang biasanya dilengkapi dengan wear ring yang berfungsi untuk menjaga kesetabilan gerakan ang berfungsi sebagai sliding bearing. Pada aplikasi lapangan dimana Cylinder hydraulic yang original sering dilakukan modifikasi dengan tujuan menurunkan maintenance cost karena sealkit susah sekali didapatkan atau pemilihan cylinder hydraulic original tidak sesuai dengan aplikasinya sehingga performance cylinder rendah. Dalam hal ini yang dimaksud adalah mengganti seal original ( bawaan cylinder ) dengan seal yang terdapat di pasaran indonesia.

Hal ini sering sekali dilakukan selain  menurunkan maintenance cost juga pada kasus tertentu bertujuan meningkatkan performace cylinder, dikarenakan seal bawaan cylinder biasanya disesuaikan dengan dari mana cylinder tersebut di buat. Banyak cylinder yang dibuat di Eropa atau Amerika menggunakan seal dengan standart negara tersebut sehingga saat melakukan penggantian seal kesulitan mendapatkannya. Seal dari brand eropa atau amerika sangat sulit didapatkan di Indonesia kecuali yang di produksi oleh Hallite, itupun jenis-jenis tertentu biasanya tidak terdapat setock dan harus inddent hingga 3 bulan. Bahkan untuk seal yang diproduksi oleh parker sendiri yang notabane brand dari parker sudah banyak populasinya di Indonesia juga sulit didapatkan dan biasanya masalah klasik nggak ada stock dan indent.

Karena harga yang mahal dan waktu delevery yang lama banyak sekali dilakukan modifikasi untuk mengganti brand dan type yang disesuaikan dengan stock yang terdapat di pasaran Indonesia. Modifikasi jika dilakukan harus memperhatikan aspek Bahan / matrial seal dan Jenis/ model / type dari seal, hali ini untuk menjaga performance dari cylinder baik terhadap besarnya pressure dan ketahanan dari seal. Modifikasi hendaknya dilakukan seminimal mungkin dengan merubah dimensi dari dudukan seal baik pada dudukan piston, maupun head cylinder.

Pada aplikasi lapangan banyak sekali dilakukan perubahan ukuran rod piston karena sebab tertentu terdapat cacat sehingga rod piston atau cylinder tube di repair dengan di grinding dan di rehardchrome atau di honning pada cylinder tube. Tujuan dari repair rod piston atau cylinder tube untuk menekan biaya service cylinder dan yang paling fatal dilakukan adalah ketika perubahan dimensi diameter baik rod maupun cylinder tube terlalu berlebihan sehingga saat dihardchrome tidak mampu mencapai ukuran standart yang selanjutnya dilakukan dengan merubah ukuran (dimensi ) diameter seal hydraulic.

Dari tahapan dan langkah seperti ini akan membuat maintenance cost justru lebih mahal, karena setiap penggatian seal kit yang rutine dilakukan selalu dengan seal kit pesanan khusus karena ukuran cylinder tube atau rod piston sudah berubah. Dan yang perlu diketahui bahwa seal yang tidak standart atau pesanan khusus harganya pasti  akan sangat mahal sekali dan waktu pembuatannya juga memakan waktu yang lama. Selain mahalnya harga seal pesanan khusus yang perlu diwaspadai adalah dimensi dari seal yang pesanan ini biasanya di kerjakan dengan proses machining dan bukan proses molding ( cetakan) sehingga akurasi dari dimensi seal tergantung pada mesin dan manusia ( human eror dan kepresisian mesin machining ). Serta yang paling mencolok adalah kita tidak pernah tahu kwalitas bahan yang digunakan karena hanya pihak pembuat yang mengetahui kebenaran kwalitas dari bahan. Karena itu jika ada masalah pada rod cylinder atau cylinder tube yang apabila di repair dapat menyebabkan dimensi berubah terlalu ekstrim saya sarankan untuk menggantirod cylinder atau tube cylindernya karena akan lebih aman dan lebih murah biaya maintenance selanjutnya.

Kami anugerah jaya bearing distributor Coupling, Bearing, Spare Part, Roller Chain terlengkap dan termurah di jakarta. anda bisa bertanya sekaligus berkonsultasi tentang Coupling, Bearing, Spare Part, Roller Chain yang hendak anda gunakan.  Jadi tunggu apa lagi ? jika anda membutuhkan berbagai jenis Coupling, Bearing, Spare Part, Roller Chain berkualitas maka anugerah jaya bearing merupakan pilihan yang tepat untuk anda, tidak perlu ragu dan khawatir. Lakukan pemesanan sekarang juga melalui jalur telepon atau email yang telah tersedia, semua kebutuhan anda mengenai Coupling, Bearing, Spare Part, Roller Chain.

Namun jika anda masih ragu dalam memilih serta membeli Spare Part anda bisa bertanya sekaligus berkonsultasi mengenai Spare Part yang anda butuhkan silahkan langsung menghubungi Anugerah Jaya Bearing sekarang juga di:

  • Contact Person: Djaja Halim
  • No Handphone: 0818 0661 5757, 0812 1001 3737
  • PIN BB: 292DBD2A
  • E-mail: [email protected]