Jenis Kopling Kering Dan Basah Simak Perbedaan-Nya!

Jenis Kopling Kering Dan Basah Simak Perbedaan-Nya!

Dari banyaknya sistem kopling yang di terapkan pada kendaraan bermotor, kopling type gesek adalah yang paling banyak di temui pada sepeda motor. Kopling type basah dan kering merupakan dua jenis kopling dari golongan ini. Dari namanya saja kita sudah bisa melihat perbedaan mendasar dari kedua jenis type kopling ini. Tapi kelebihan dan kekurangannya mungkin kita masih bertanya-tanya kenapa harus dibuat basah atau kering.

Kopling menjadi satu paket perangkat mesin yang bertugas memutus dan menghubungkan tenaga mesin ke transmisi/ roda. Tugas kopling sangat vital untuk memastikan tenaga mesin tetap dapat tersalurkan dengan sempurna dengan power loss seminim mungkin.

1. Kopling Basah
Seperti namanya, kopling bekerja dalam kondisi basah. Bukan basah karena air melainkan basah karena konstruksinya berada didalam mesin dan ikut terendam minyak pelumas (Oli).

Kelebihan Kopling Basah

1. Perangkat kopling lebih terlindungi dari faktor luar yang bisa mengganggu kinerja part kopling
2. Kopling lebih bersih, lagi-lagi karena posisinya tertutup sehingga tidak ada kotoran yang bisa menghinggapinya dan          membuatnya aus dan cepat rusak.
3. Lebih awet Kopling basah mendapat pelumasan sepanjang waktu dari oli mesin
4. Lebih tenang dan tidak menimbulkan suara berisik saat beroperasi

Kekurangan Kopling Basah

1. Berpotensi Selip. Kerja kopling bisa sangat tergantung dengan kualitas oli mesin yang digunakan. Itulah sebabnya sangat tidak dianjurkan menggunakan oli mobil untuk motor atau oli matik untuk motor manual. Karena oli khusus motor berkopling manual biasanya ditambahkan addiktif anti slip kopling untuk mencegah kampas kopling dan plat kopling selip.

2. Perawatan komponen kopling cukup sulit karena harus membuka bak mesin untuk mengakses dan mengganti komponen kopling.

3. Oli cepat kotor karena serbuk kampas yang bergesekan dengan plat kopling bisa bercampur oli, untuk itu penting memperhatikan kondisi oil filter agar pelumasan tetap terjaga.

4. Pemeriksaan terhadap part kopling yang aus juga sedikit sulit karena part kopling tidak terlihat. Pemilik kendaran harus jeli untuk merasakan gejala kerusakan pada kopling atau keausan pada plat dan kampas kopling.

2. Kopling Kering
Banyak di temukan pada motor ber CC besar khususnya motor kelas Sport yang lebih mengejar Performa kecepatan dan respon yang maksimal.

Image result for gambar kopling kering"

Kelebihan kopling kering

1. Lebih responsive, perangkat kopling bekerja pada kondisi kering sehingga gejala slip karena lapisan bahan cair praktis tidak ada. Itulah sebabnya motor Sport bahkan motor di MotoGP lebih mengandalkan menggunakan kopling kering.

2. Penggantian part lebih mudah tanpa bongkar jeroan mesin. Letak kopling type kering biasanya berada diluar mesin utama dan mudah diakses.

3. Pemeriksaan terhadap kopling lebih mudah karena itu tadi, posisinya berada di luar mesin. Terkadang hanya di tutupi cover aftermarket berventilasi jadi mudah terlihat.

4. Power loss kecil, tidak seperti kopling basah yang terendam oli dalam mesin, kopling kering bergerak bebas tanpa gesekan dengan pelumas.

5. Tersedia beragam aksesoris cover aftermarket dengan desain ventilasi futuristik atau cover berbahan tembus pandang.

Kekurangan kopling kering

1. Berisik. Gesekan antara plat kopling dengan kampas kopling akan lebih terdengar. tapi bagi sebagian orang suara kopling ini cukup menarik. Seperti orang lebih suka suara kenlput racing dari pada kanlpot standart.

2. Panas, kopling kering bisa mengalami gejala overheating saat terjebak macet kopling keringbisa sangat ‘tersiksa’ karena panas.

3. Kalau menggunakan cover aftermarket berventilasi untuk menjaga sirkulasi panas maka akan beresiko membuat perangkat kopling kotur akan debu yang dapat mempersingkat umur kopling.

Kami anugerah jaya bearing distributor Coupling, Bearing, Spare Part, Roller Chain terlengkap dan termurah di jakarta. anda bisa bertanya sekaligus berkonsultasi tentang Coupling, Bearing, Spare Part, Roller Chain yang hendak anda gunakan.  Jadi tunggu apa lagi ? jika anda membutuhkan berbagai jenis Coupling, Bearing, Spare Part, Roller Chain berkualitas maka anugerah jaya bearing merupakan pilihan yang tepat untuk anda, tidak perlu ragu dan khawatir. Lakukan pemesanan sekarang juga melalui jalur telepon atau email yang telah tersedia, semua kebutuhan anda mengenai Coupling, Bearing, Spare Part, Roller Chain.

Namun jika anda masih ragu dalam memilih serta membeli Spare Part anda bisa bertanya sekaligus berkonsultasi mengenai Spare Part yang anda butuhkan silahkan langsung menghubungi Anugerah Jaya Bearing sekarang juga di:

  • Contact Person: Djaja Halim
  • No Handphone: 0818 0661 5757, 0812 1001 3737
  • PIN BB: 292DBD2A
  • E-mail: [email protected]
Kopling Mobil Macet! Perhatikan Hal Ini!

Kopling Mobil Macet! Perhatikan Hal Ini!

Setiap pengemudi kendaraan bermotor, baik itu roda empat maupun roda dua, bisa dipastikan mengenal istilah kopling (Clutch). Peranti kopling sangat penting dan pasti ada dalam setiap mesin mobil baik yang bertransmisi manual ataupun otomatis. Karena fungsi dari kopling itu sendiri secara awam adalah sebagai penyambung tenaga mesin ke transmisi penggerak roda sehingga mobil mampu bergerak.

Pada kendaraan bertransmisi manual, pengemudi harus menginjak pedal kopling untuk dapat memindahkan gigi transmisi dan melepasnya kembali agar mobil bergerak maju ataupun mundur, sedangkan yang bertransmisi otomatis kopling akan bekerja secara otomatis.

Komponen kopling secara umum terdiri dari :

1. Rumah Kopling (Clutch Housing), Per Kopling (Spring Clutch) dan yang paling populer karena dapat menipis akibat pemakaian adalah Kanvas Kopling (Clutch Facing).

2. Pelat kopling adalah ujung tombak yang berhubungan dengan flywheel atau roda gila yang akan mengalirkan tenaga ke transmisi mobil.

3. Kanvas-kanvas kopling pada mesin yang menyala akan saling bergesekan pada saat transmisi bekerja menggerakkan mobil, dari gesekan tersebut lama-kelamaan akan dapat membuat kanvas kopling menipis (Aus). Bila kanvas kopling telah aus maka akan terjadi selip pada kopling dan tanda-tandanya umumnya baik mobil transmisi manual ataupun matik adalah seperti tenaga mesin mobil terasa berkurang, terutama ketika menanjak, Antara RPM mesin dan kecepatan tidak sebanding, contohnya seperti putaran mesin tinggi namun laju mobil seperti tertahan, Perpindahan gigi tranmisi terasa keras dan kasar, untuk transmisi matik terasa kasar pada saat perpindahan transmisi dari D ke P atau sebaliknya.

Jika telah merasakan hal seperti ini, sebaiknya segera lakukan penggantian kanvas kopling agar tidak terjadi keusakan komponen lain dari kopling. Karena jika dipaksakan terus menerus juga akan berakibat mesin jadi boros BBM serta yang paling fatal mobil sama sekali tidak dapat berjalan.

Mengatasi Kopling Macet

Pada musim hujan kadang jalan tergenang oleh air, sehingga mobil terkadang melewati wilayah yang banjir, terkadang kalau pack tidak rapat, maka air dapat masuk ke rumah kopling. Kalau hal ini dibiarkan 2 – 3 hari maka kopling biasanya akan melekat dengan flyweel / roda gila. Kopling tidak dapat lepas meskipun pedal diinjak. Secara logika kita harus membongkar rumah kopling, kalau mobil penggerak depan malah lebih ribet lagi, akan mengeluarkan banyak biaya. Belum lagi kita harus menarik sampai ke bengkel. Dalam keadaan darurat kita bisa mengatasi hal tersebut dengan mudah, Langkah – langkah :

1. Masukkan perseneling maju 1 atau mundur
2. Starter mobil sambil siap – siap injak kopling
3. Kopling akan lepas dengan sendirinya

Setelah kopling dapat lepas, jangan lupa segera cek ke bengkel untuk memastikan plat kopling masih dapat digunakan aatau sudah waktunya ganti.

Kami anugerah jaya bearing distributor Coupling, Bearing, Spare Part, Roller Chain terlengkap dan termurah di jakarta. anda bisa bertanya sekaligus berkonsultasi tentang Coupling, Bearing, Spare Part, Roller Chain yang hendak anda gunakan.  Jadi tunggu apa lagi ? jika anda membutuhkan berbagai jenis Coupling, Bearing, Spare Part, Roller Chain berkualitas maka anugerah jaya bearing merupakan pilihan yang tepat untuk anda, tidak perlu ragu dan khawatir. Lakukan pemesanan sekarang juga melalui jalur telepon atau email yang telah tersedia, semua kebutuhan anda mengenai Coupling, Bearing, Spare Part, Roller Chain.

Namun jika anda masih ragu dalam memilih serta membeli Spare Part anda bisa bertanya sekaligus berkonsultasi mengenai Spare Part yang anda butuhkan silahkan langsung menghubungi Anugerah Jaya Bearing sekarang juga di:

  • Contact Person: Djaja Halim
  • No Handphone: 0818 0661 5757, 0812 1001 3737
  • PIN BB: 292DBD2A
  • E-mail: [email protected]
Peyebab Mobil Bergetar Saat RPM Rendah! Sudah Tau?!

Peyebab Mobil Bergetar Saat RPM Rendah! Sudah Tau?!

Kondisi mobil yang bergetar kadang membuat kita tidak nyaman untuk mengendarai si roda empat. Dan yang tak kalah membuat bingung, getaran ini hanya kadang-kadang saja dan cenderung terjadi di RPM rendah kira- kira apa penyebabnya. Vibrasi atau getaran sebenarnya wajar ada pada sebuah kendaraan. Mengingat jantung utama mobil itu mesin, dan mesin selain menghasilkan daya juga menghasilkan suara dan tentu getaran.

Namun, para produsen mobil sudah melengkapi kendaraannya dengan mekanisme peredam getaran. Sehingga getaran mesin tidak terasa sampai ke kabin. Hanya saja, tak ada gading yang tak retak. Semua barang pasti bisa mengalami kerusakan termasuk mobil. Kalau mobil anda terasa lebih bergetar daripada biasanya bisa jadi ada satu atau dua komponen yang perlu diganti.

1. Kampas Kopling Aus

Semua juga sudah tahu apa itu kampas kopling, jadi bagi anda yang sudah bertahun-tahun mengendarai mobil pasti sudah hafal bagaimana tandanya kalau kampas kopling mulai aus.

Salah satunya, mobil bergetar ketika pedal kopling dilepas pada gigi 2 atau bahkan 1. Tentu di RPM rendah.

Bagi yang masih baru mengendarai mobil manual, kalau anda merasa mobil bergetar saat lepas kopling bisa jadi itu masalah kampas koplingnya. Normalnya, mobil akan terasa halus ketika lepas kopling (kecuali di gigi 5 atau 4).

Saran saya, cek dulu histori mobil. Maksudnya, sudah berapa jauh KM tempuh mobil. Kalau sudah tembus 30.000 KM dan belum pernah ganti kampas kopling. Itu sudah bisa dipastikan kalau kampas kopling aus.

2. Batang Piston Bengkok

Ini mungkin yang jarang terjadi, tapi berpotensi terjadi. Batang piston itu komponen yang menghubungkan piston dengan poros engkol. Panjang pendeknya batang piston, mempengaruhi volumetrik silinder.

Jadi kalau salah satu batang piston bengkok, maka salah satu silinder akan membesar volumenya. Dan ini akan menyebabkan ketidak seimbangan pembakaran. Hasilnya, mesin akan bergetar di RPM rendah.

Masalah batang piston bengkok memang jarang kalau tidak ada sebuah insiden. Insiden yang dimaksud misalnya, mobil anda menerjang banjir dan tanpa terasa air masuk ke intake manifold. Otomatis air tersebut masuk ke silinder mesin.

Karena sifat air tidak bisa dikompresi, maka akan terjadi efek water hammer. Inilah yang menyebabkan batang piston bengkok. Jadi kalau getaran pada mobil terjadi setelah insiden seperti ini, anda patut waspada karena untuk memperbaikinya cukup berat.

3. Propeller Shaft Bengkok

Khusus untuk mobil RWD (rear wheel drive) kalau anda lihat bagian kolongnya maka ada komponen berbentuk seperti pipa memanjang dari bagian transmisi ke gardan belakang. Komponen itu adalah poros propeller.

Fungsinya untuk menghubungkan putaran mesin (yang lokasinya didepan) dengan roda penggerak (yang lokasinya dibelakang).

Kalau kondisi mobil masih baru, maka ini akan terasa nyaman-nyaman saja. Tapi kalau mobil sudah sering digunakan, maka poros propeller mulai tidak balance. Sehingga akan terasa getaran baik di RPM rendah ataupun tinggi.

Untuk mengecek kondisi poros propeller, kita harus menggunakan alat dial gauge untuk mengetahui apakah poros ini bengkok atau tidak. Jadi, kalau getarannya terasa saat mobil dijalankan dan lebih terasa dari bagian bawah mobil, ada baiknya anda hubungi bengkel resmi.

4. Salah Satu Injektor Tersumbat

Mobil-mobil sekarang semuanya sudah menggunakan injeksi, artinya tidak ada lagi karburator yang ada Cuma injektor. Injektor ini bertugas untuk menyemprotkan bensin ke dalam intake manifold. Sehingga bensin bisa langsung masuk ke mesin.

Apa jadinya kalau salah satu injektor mati atau tersumbat ?

Mesin awalnya akan pincang, tapi pada sistem injeksi kalau mesin pincang otomatis RPM mesin naik sendiri. Sehingga kalau salah satu injektor atau busi mati, maka RPM mesin naik sendiri dan ada getaran yang terasa.

Untuk masalah ini, terjadi ketika mesin baru dihidupkan jadi meski mobil belum jalan gejalanya sudah terasa.

Solusinya, servis rutin. Karena di bengkel ada fasilitas fuel injector cleaning and inspection. Pekerjaan ini akan membersihkan semua sumbatan pada jalur fuel injection. Tapi kalau injektor sudah tersumbat cukup parah, maka harus ganti.

Kami anugerah jaya bearing distributor Coupling, Bearing, Spare Part, Roller Chain terlengkap dan termurah di jakarta. anda bisa bertanya sekaligus berkonsultasi tentang Coupling, Bearing, Spare Part, Roller Chain yang hendak anda gunakan.  Jadi tunggu apa lagi ? jika anda membutuhkan berbagai jenis Coupling, Bearing, Spare Part, Roller Chain berkualitas maka anugerah jaya bearing merupakan pilihan yang tepat untuk anda, tidak perlu ragu dan khawatir. Lakukan pemesanan sekarang juga melalui jalur telepon atau email yang telah tersedia, semua kebutuhan anda mengenai Coupling, Bearing, Spare Part, Roller Chain.

Namun jika anda masih ragu dalam memilih serta membeli Spare Part anda bisa bertanya sekaligus berkonsultasi mengenai Spare Part yang anda butuhkan silahkan langsung menghubungi Anugerah Jaya Bearing sekarang juga di:

  • Contact Person: Djaja Halim
  • No Handphone: 0818 0661 5757, 0812 1001 3737
  • PIN BB: 292DBD2A
  • E-mail: [email protected]
Atasi kanvas Kopling Dan Rem Mobil Biar Tidak Lengket! Sudah Tau!

Atasi kanvas Kopling Dan Rem Mobil Biar Tidak Lengket! Sudah Tau!

Apakah kopling mobil anda terasa seret di saat anda berusaha pindah gigi atau kanvas rem terasa lengket meski tuas rem tangan telah dilepaskan? Coba anda ingat kembali, apakah anda telah melewati genangan banjir?

Kanvas kopling atu rem memang rentan lengket pada fly wheel. Hal itu bisa terjadi karena kanvsa terbuat dari bahan asbes, sehingga bila terendam atau terguyur air unsur-unsur asbes itu akan mengembang dan mengeras di saat kering. Lantaran itulah, perlu segera diambil tindkan agar tidak semakin lenket. Berikut tips Mengatasi Kanvas Kopling dan Rem Lengket.

Related imageKopling lengket

Cara pertama yang mudah untuk anda coba adalah dengan memaksa mesin berputar pada posisi transmisi masuk dan pedal kopling ditekan. Caranya masukkan gigi satu dan injak pedal kopling dalam kondisi mesin mati. Kemudian aktifkan mesin dan lepas pedal kopling secara bersamaan. Namun yang perlu diingat, cara ini mengakibatkan mobil melompat. Oleh karena itu upayakan melakukannya di tanah lapang atau jalanan kosong. Bila kanvas kopling tidak melekat kuat pada ply wheel, maka dengan cara itu sudah cukup.

Sebaliknya, bila kanvas benar-benar melekat, maka lakukan cara kedua. Dorong mobil maju atau mundur dalam kondisi mesin mati dan posisi transmisi masuk ke gigi satu atau gigi mundur dan tekan pedal kopling. Ketika mobil didorong kuat, lepaskan injakan pedal kopling. Ulangi cara ini beberapa kali. Bila cara kedua itu juga tak membuahkan hasil, maka kopling harus dibongkar.

Rem macet

Penyebab kanvas rem lengket adalah, karena air  termasuk air hujan yang menggenang di jalan atau air dari steam saat mobil dicuci masuk ke dalam tromol rem. Kondisi itu bertambah parah kala mobil diparkir terlalu lama atau tidak dikendarai lagi dalam beberapa hari. Tanda-tanda rem macet bisa anda rasakan di saat tuas rem tangan anda lepaskan dan mobil maju atau mundur terasa berat. Bahkan dalam kondisi ekstrim, roda tidak akan berputar sama sekali.

Langkah pertama atau yang paling sederhana untuk mengatasi ini adalah dengan memaksa maju atau mundur mobil. Caranya, aktifkan mesin kemudian injak pedal kopling dan bebaskan tuas rem tangan. Kemudian perlahan-lahan lepas pedal kopling dan injak pedal gas. Lakukan cara ini beberapa kali dengan maju atau mundur Bila kanvas tidak melekat kuat di tromol, maka akan dengan mudah dipisahkan. Tanda-tanda kanvas sudah lepas adalah suara keras seperti benda jatuh.

Namun, bila cara itu tidak berhasil, segera dongkrak roda belakang dan lepaskan roda. Setelah itu pukul keras-keras tromol dengan palu, hal itu dimaksudkan agar kanvas rem bisa lepas dari lengket. Jangan lupa untuk memeriksa kondisi sepatu rem. Sepatu rem yang masih layak pakai bila ketebalan kanvas rem diatas satu milimeter. Bila ketebalan kurang dari itu, maka sebaiknya segera diganti.

Kami anugerah jaya bearing distributor Coupling, Bearing, Spare Part, Roller Chain terlengkap dan termurah di jakarta. anda bisa bertanya sekaligus berkonsultasi tentang Coupling, Bearing, Spare Part, Roller Chain yang hendak anda gunakan.  Jadi tunggu apa lagi ? jika anda membutuhkan berbagai jenis Coupling, Bearing, Spare Part, Roller Chain berkualitas maka anugerah jaya bearing merupakan pilihan yang tepat untuk anda, tidak perlu ragu dan khawatir. Lakukan pemesanan sekarang juga melalui jalur telepon atau email yang telah tersedia, semua kebutuhan anda mengenai Coupling, Bearing, Spare Part, Roller Chain.

Namun jika anda masih ragu dalam memilih serta membeli Spare Part anda bisa bertanya sekaligus berkonsultasi mengenai Spare Part yang anda butuhkan silahkan langsung menghubungi Anugerah Jaya Bearing sekarang juga di:

  • Contact Person: Djaja Halim
  • No Handphone: 0818 0661 5757, 0812 1001 3737
  • PIN BB: 292DBD2A
  • E-mail: [email protected]
Kopling Mobil Los? Atasi Dengan Tips Ini!

Kopling Mobil Los? Atasi Dengan Tips Ini!

Memiliki mobil memang tidak terlepas dari beragam masalah. Masalah-masalah tersebut dapat muncul sewaktu-waktu. Bahkan bisa saja terjadi ketika kita sedang asyik berkendara. Masalah yang terjadi ketika mobil sedang digunakan selalu menjadi momok bagi pengemudi mobil. Kebanyakan pengemudi langsung panik ketika terjadi masalah di tengah jalan, yang justru menyebabkan mereka sulit berkonsentrasi dan akhirnya masalah tak bisa ditangani sendiri. Terlebih kerusakan pada kendaraan anda bisa terjadi kapan pun tanpa diduga, untuk itu Anda harus selalu siap jika kerusakan semacam ini terjadi.

Salah satu masalah yang kerap membuat kaget pengemudi adalah kopling mobil tiba-tiba los. Tekanan hidrolik garpu penyanggah kopling (shift fork) tidak mencapai tekanan maksimal. Ini pun ada sebabnya, yakni terjadi kebocoran pada beberapa komponen. Efek buruknya tidak bisa masuk gigi. Bisa juga bikin kopling selip, atau tidak ada tekanan pada kopling, sehingga transmisi tidak bisa masuk gigi sebagaimana mestinya. Paling buruk, ketika sedang macet atau menanjak, kopling los dan mobil pun mogok.

Hal ini tentu bisa menjadi suatu hal yang menakutkan bagi para pemilik mobil. Apalagi jika usia kendaraan yang memang sudah tua. Saat mendapati masalah seperti ini, Anda tak boleh panik agar bisa berpikir dengan tenang.

Penyebab kopling tiba-tiba los adalah rusaknya master kopling kendaraan. Minyak kopling pada tabungnya sudah habis sehingga master kopling tidak bisa berfungsi dengan baik. Tabung minyak ini terletak di ruang mesin tepat di depan kemudi, ukurannya hanya sebesar tiga jari.

Related image

Sumber: Toyota Samarinda

Bukalah tutup tabung lalu periksa minyak di dalamnya, apakah sudah habis atau masih tersisa. Jika minyak sudah habis, Anda bisa membeli minyak kopling atau menggunakan minyak rem yang bisa dibeli di toko perkakas karena keduanya memiliki fungsi yang sama.

Sebenarnya, minyak rem dengan kode DOT 3 tidak disarankan bagi mobil Eropa yang mengalami masalah serupa. Tetapi, jika Anda hanya bisa menemukan minyak sejenis demikian, gunakan minyak rem tersebut lebih dulu. Bawalah mobil ke bengkel, lalu kuras ulang tabung minyaknya di bengkel.

Setelah diisi dengan minyak kopling, mobil pasti sudah bisa digunakan lagi dengan performa yang baik serta kopling yang tidak los lagi. Agar tidak mengalami masalah yang sama dua kali, jangan lupa untuk memeriksa dan mengecek minyak sebelum Anda melakukan perjalanan.

Kopling mobil los sangat mungkin terjadi pada kendaraan baik yang menggunakan sistem kopling tipe hidrolik maupun tipe mekanis. Jika kita tinjau, penyebab paling besar yang memicu kopling jeblos adalah masalah pada minyak kopling. Penyebab yang satu ini biasanya muncul pada kendaraan yang menggunakan kopling tipe hidrolik. Oleh sebab itu, bagi anda pemilik kendaraan yang menggunakan sistem kopling tipe hidrolik, sangat dianjurkan untuk melakukan pemeriksaan kondisi minyak kopling secara rutin.

Kami anugerah jaya bearing distributor Coupling, Bearing, Spare Part, Roller Chain terlengkap dan termurah di jakarta. anda bisa bertanya sekaligus berkonsultasi tentang Coupling, Bearing, Spare Part, Roller Chain yang hendak anda gunakan.  Jadi tunggu apa lagi ? jika anda membutuhkan berbagai jenis Coupling, Bearing, Spare Part, Roller Chain berkualitas maka anugerah jaya bearing merupakan pilihan yang tepat untuk anda, tidak perlu ragu dan khawatir. Lakukan pemesanan sekarang juga melalui jalur telepon atau email yang telah tersedia, semua kebutuhan anda mengenai Coupling, Bearing, Spare Part, Roller Chain.

Namun jika anda masih ragu dalam memilih serta membeli Spare Part anda bisa bertanya sekaligus berkonsultasi mengenai Spare Part yang anda butuhkan silahkan langsung menghubungi Anugerah Jaya Bearing sekarang juga di:

  • Contact Person: Djaja Halim
  • No Handphone: 0818 0661 5757, 0812 1001 3737
  • PIN BB: 292DBD2A
  • E-mail: [email protected]
Salah Satu Penyebab Kopling Ngempos! Simak Penjelasan-nya!

Salah Satu Penyebab Kopling Ngempos! Simak Penjelasan-nya!

Salah satu ”penyakit” mobil dengan transmisi manual adalah soal kopling. Gejala-gejala yang sering terjadi di antaranya kopling ngelos (kosong/ ngempos), perpindahan gigi atau memasukkan gigi maju/ mundur susah, bisa juga muncul bunyi cukup keras saat gigi dipindahkan. Jika Anda mengalaminya, berarti kinerja kopling tidak normal karena beberapa hal.

Walaupun sudah banyak produk mobil otomatis, tapi besarnya populasi mobil manual tidak mampu disaingi oleh mobil-mobil otomatis di Indonesia. Terlebih banyak produsen otomotif yang justru lebih memilih untuk membenamkan sistem transmisi otomatis kepada seri mobil terbarunya.

Perlu di ingat, untuk mobil manual, kopling merupakan komponen yang memiliki peran yang sangat vital. Jika sampai kapling ngempos, masalah besar menanti anda. Untuk itu, perawatan kopling merupakan hal yang wajib dilakukan, terutama untuk membuat kinerja mobil tetap maksimal.

Image result for pedal kopling mobil ngempos

Apa penyebab kopling ngempos?

Masalah ini biasanya terjadi karena berbagi sebab, salah satu yang paling sering terjadi adalah, kondisi kabel kopling yang tidak maksimal. Biasanya gejala ini sendiri timbul ditandai dengan kopling tidak berfungsi maksimal ketika diinjak. Hal inilah yang akan membuat perpindahan transmisi tidak bisa dilakukan.

Gejalanya sendiri akan terasa ketika perpindahan gigi agak susah atau keras. Biasanya kondisi ini terjadi karena kabel sudah mengendor. Tidak hanya itu, pedal kopling pun terasa tidak lembut ketika di tekan, relatif keras dan kasar. Jika sudah begini solusinya adalah, keraskan kembali kabel kopling sesuai dengan ukuran yang pas.

Selain itu, penyebab lainnya kopling ngempos adalah, berkurangnya minyak kopling. Biasanya kondisi ini akan ditandai dengan pijakan kopling yang keras. Kalau pedal kopling sudah susah di gerakkan, sebaiknya anda segera memeriksakan kondisi kendaraan untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.

Lebih Banyak Menginjak Kopling

Kebanyakan pengendara mobil manual biasanya akan lebih aktif menginjak pedal kopling, terlebih ketika dirinya berada dalam kondisi lalu lintas yang padat, atau di jalanan yang berliku. Selain itu, kondisi cuaca yang panas pun akan semakin memberatkan kinerja kopling karena butuh tenaga ekstra untuk melawan proses pemuaian.

Oleh karena itu, sebaiknya anda usahakan untuk selalu memeriksa kualitas pelumasan kopling untuk pemilik mobil hidrolik. Kalau mobil anda termasuk kopling mekanis lebih, sebaiknya bawa langsung ke bengkel ketika sudah terasa berat, kalau kondisi ini didiamkan terus menerus, ini bisa berakibat kabel kopling menjadi putus.

Kami anugerah jaya bearing distributor Coupling, Bearing, Spare Part, Roller Chain terlengkap dan termurah di jakarta. anda bisa bertanya sekaligus berkonsultasi tentang Coupling, Bearing, Spare Part, Roller Chain yang hendak anda gunakan.  Jadi tunggu apa lagi ? jika anda membutuhkan berbagai jenis Coupling, Bearing, Spare Part, Roller Chain berkualitas maka anugerah jaya bearing merupakan pilihan yang tepat untuk anda, tidak perlu ragu dan khawatir. Lakukan pemesanan sekarang juga melalui jalur telepon atau email yang telah tersedia, semua kebutuhan anda mengenai Coupling, Bearing, Spare Part, Roller Chain.

Namun jika anda masih ragu dalam memilih serta membeli Spare Part anda bisa bertanya sekaligus berkonsultasi mengenai Spare Part yang anda butuhkan silahkan langsung menghubungi Anugerah Jaya Bearing sekarang juga di:

  • Contact Person: Djaja Halim
  • No Handphone: 0818 0661 5757, 0812 1001 3737
  • PIN BB: 292DBD2A
  • E-mail: [email protected]
Tips Mengatasi Pedal Kopling Mobil Berat dan Keras!

Tips Mengatasi Pedal Kopling Mobil Berat dan Keras!

Jika kopling berat atau pedal kopling keras belum tentu kampas kopling yang habis atau tipis,tetapi ada faktor lain sehingga kopling menjadi berat saat di injak pedal kopling. Ya memang benar ketika dilakukan pengukuran terhadap tekanan pedal kopling menunjukan 16 kgf dan kopling memang terasa berat,tetapi ketika plat kopling sudah turun,kondisi kampas kopling masih tebal dan dari riwayat memang masih beberapa ribu kilometer setelah penggantian plat kopling.

Tips Mengatasi Pedal Kopling Mobil Berat dan Keras

Di ambil dari pengalaman jika kopling berat atau pedal kopling keras belum tentu kampas kopling yang habis atau tipis,tetapi ada faktor lain sehingga kopling menjadi berat saat di injak pedal kopling. Ya memang benar ketika dilakukan pengukuran terhadap tekanan pedal kopling menunjukan 16 kgf dan kopling memang terasa berat,tetapi ketika plat kopling sudah turun,kondisi kampas kopling masih tebal dan dari riwayat memang masih beberapa ribu kilometer setelah penggantian plat kopling.

Penyebab Kopling Berat

Berikut artikel tentang sebab atau penyebab pedal kopling berat atau kopling terasa keras saat injak pedal kopling.

Kopling mobil terasa berat atau keras saat injak pedal kopling secara umum disebabkan oleh dua hal yaitu:
1. Plat kopling atau kampas kopling mulai tipis atau mau habis
2. Greasing atau pelumasan pada release bearing yang mengering serta serbuk keausan plat kopling dan keausan per matahari yang menempel pada dudukan luncur release bearing yang lama kelamaan akan mengikis dudukan release bearing sehingga permukaan tidak rata dan membuat release bearing bergerak mendorong diagfragma kopling pada posisi miring,ini jika kopling keras terus dipaksa.

Analisa atau Diagnosa Kopling Mobil Terasa Berat

1.Ketika plat kopling sudah mulai tipis atau menipis karena terjadi keausan,maka bentuk dari diagfragma spring atau pegas matahari akan mengembung keluar.

2.Ketika greasing atau pelumasan pada dudukan release bearing mengeras dan di tambah serbuk keausan plat kopling yang menempel pada bantalan luncur release bearing akan menghambat pergerakan release bearing sehingga pedal kopling terasa berat dan keras sudah dimulai ketika baru menginjak pedal kopling.

Cara Mengatasi Kopling Mobil Berat

Terkait dua masalah umum pada kopling mobil yang terasa berat. Penanganan untuk mengatasi kopling berat pun terdapat dua macam, yaitu:

1. Untuk Plat Kopling Yang Sudah Tipis

Plat kopling atau kampas kopling atau disc clutch yang sudah tipis memang harus diganti dan lebih baik sekaligus mengganti cover clutch beserta release bearing. Dengan tujuan agar tidak turun naik kopling dalam kurun waktu cepat. Ini contoh saja ketika kopling sudah slip, plat kopling di ganti tetapi release bearing dan cover clutch tidak diganti, tidak lama kemudian release bearing rusak, maka mobil harus turun kopling lagi.

Kalau bisa dan ini juga lebih baik lagi jika saat turun kopling sekaligus mengganti seal crankshaft belakang. Tujuan nya juga sama agar mobil tidak turun kopling lagi ketika terdapat oli rembes dari seal crankshaft belakang. Karena untuk ganti seal crankshaft belakang, mobil memang harus turun kopling,mengingat letak seal as mesin(crank shaft) ini berada di balik roda gila.

2. Mengatasi Kopling Berat Penyebab Pada Release Bearing

Mobil yang terhitung masih baru pun tidak luput dari kopling berat yang disebabkan oleh grease yang mengeras dari bantalan luncur release bearing ini.

Apalagi jika kita sering menaruh kaki di pedal kopling akan mempercepat keausan dari matahari kopling dan serbuk besi dari keausan matahari ini akan ikut menempel pada bantalan release bearing.Jika hal ini terjadi bisa saja mengatasinya dengan cara menyemprotkan anti karat mobil secukupnya (lihat gambar di bawah) pada bantalan luncur tanpa turun kopling melalui karet boot pada fork kopling sambil minta bantuan orang lain untuk menekan-nekan pedal kopling. Agar kotoran yang menghambat pergerakan release bearing bisa hilang. Kopling yang terasa berat akan ringan kembali.

Kami anugerah jaya bearing distributor Coupling, Bearing, Spare Part, Roller Chain terlengkap dan termurah di jakarta. anda bisa bertanya sekaligus berkonsultasi tentang Coupling, Bearing, Spare Part, Roller Chain yang hendak anda gunakan.  Jadi tunggu apa lagi ? jika anda membutuhkan berbagai jenis Coupling, Bearing, Spare Part, Roller Chain berkualitas maka anugerah jaya bearing merupakan pilihan yang tepat untuk anda, tidak perlu ragu dan khawatir. Lakukan pemesanan sekarang juga melalui jalur telepon atau email yang telah tersedia, semua kebutuhan anda mengenai Coupling, Bearing, Spare Part, Roller Chain.

Namun jika anda masih ragu dalam memilih serta membeli Spare Part anda bisa bertanya sekaligus berkonsultasi mengenai Spare Part yang anda butuhkan silahkan langsung menghubungi Anugerah Jaya Bearing sekarang juga di:

  • Contact Person: Djaja Halim
  • No Handphone: 0818 0661 5757, 0812 1001 3737
  • PIN BB: 292DBD2A
  • E-mail: [email protected]
Tips Kopling Mobil Manual Biar Lebih Awet Dan Tahan Lama!

Tips Kopling Mobil Manual Biar Lebih Awet Dan Tahan Lama!

Pada umumnya Mobil yang digunakan belum mencapai 100 ribu kilometer tidak akan terdapat masalah pada koplingnya. Akan tetapi jika terjadi berarti bisa jadi penyebabnya adalah cara berkendara yang terbilang kurang tepat. Selain itu, bisa juga disebabkan oleh medan yang dilalui sehingga memaksa kopling untuk bekerja lebih keras.

Kopling Mobil mempunyai fungsi yang cukup penting seperti memutuskan atau menghubungkan antara tenaga mesin dengan gigi transmisi pada kendaraan. Selain itu, fungsi lainnya adalah membuat perpindahan gigi menjadi lebih halus. Dengan adanya pedal kopling, dapat memberikan kemudahan bagi pengendara ketika akan melakukan perpindahan gigi transmisi dengan tuas perseneling.

Sangat disayangkan bukan Mobil yang umurnya baru 60 ribu kilometer tapi sudah harus melakukan pergantian kopling. Untuk mengatasi masalah tersebut, kami memberikan tips di bawah ini dengan tujuan agar kopling Mobil bertahan lama.

Hal pertama yang perlu diperhatikan adalah saat perilaku kaki terhadap pedal kopling. Untuk menjaga kondisi kopling sebaiknya menghindari meletakkan kaki pada pedal kopling terlalu sering dalam kondisi Mobil berjalan. Hal tersebut bisa berakibat plat kopling yang berada pada clutch cover cepat mengalami keausan dan release bearing juga mudah rusak. Jadi jangan menekan pedal kopling saat tidak dibutuhkan.

Tips selanjutnya supaya Kopling Mobil Bertahan lama adalah dengan menggunakan hand rem saat berada di tanjakan dengan keadaan macet panjang. Apabila menggunakan setengah kopling dalam waktu terlalu lama bisa menyebabkan kampas cepat habis. Selain itu, terlalu lama menekan setengah kopling juga bisa menyebabkan permukaan preasure plate pada cover dan juga permukaan roda gila menjadi terkikis.

Pada saat berkendara diharapkan untuk menjaga kondisi Mobil tetap prima. Salah satunya adalah dengan melepas kopling secara perlahan. Apabila saat melepas pedal kopling perlakuannya terlalu kasar dapat menjadikan rusaknya permukaan plat kopling serta berakibat kopling yang akan bergetar ketika pedal ditekan.

Selain itu untuk Mobil dengan minyak kopling sebaiknya melakukan pemeriksaan atas kemungkinan terjadinya kebocoran. Periksalah bagian master kopling bawah apakah terdapat kebocoran atau tidak. Hal ini dikarenakan saat pedal diinjak maka beban berat akan tertumpu pada master kopling bawah.

Untuk Mobil yang menggunakan tali kopling seperti misalnya Avanza Xenia 1,3 liter manual, perlu dilakukan pemeriksaan pada setelan pedal koplingnya. Supaya Mobil dapat nyaman dikendarai dan kopling dalam keadaan yang baik.

Selanjutnya dalam menjaga kondisi kopling Mobil agar dapat bertahan lama adalah dengan melakukan pergantian seal crancshaft belakang. Pergantian ini dilakukan ketika terjadi kebocoran oli pada bagian sambungan mesin dan juga transmisi Mobil. apabila dihiraukan atau dibiarkan saja maka dapat berakibat selip pada kopling akibat oli yang datang dari kebocoran tersebut.

Untuk tips terakhir agar Kopling Mobil Bertahan lama adalah dengan melakukan servis. Jika dirasa kaki kerap terasa pegal saat menekan pedal kopling yang terlalu berat, maka memeriksakan tekanan pedal kopling sangat direkomendasikan. Dengan begitu kopling Anda akan dilakukan pengecekan dan perbaikan jika ada masalah.

Untuk cara kerjanya adalah saat pedal kopling ditekan, maka putaran mesin yang diteruskan menuju transmisi akan terputus. Pada kondisi ini pengendara bisa memindahkan gigi transmisi dengan bantuan perseneling. Sedangkan ketika pedal kopling tidak ditekan maka putaran yang terjadi pada mesin akan terhubung dengan transmisi Mobil.

7 Gejala Transmisi Bermasalah, Periksa Dengan Segera!

7 Gejala Transmisi Bermasalah, Periksa Dengan Segera!

Masalah yang terjadi pada trnasmisi mobil memang tak mudah untuk diindikasi. Terlebih pada mobil bertransmisi otomatis, yang lebih rumit ketimbang mobil bertransmisi manual. Dikutip dari situs resmi Daihatsu, Tanda-tanda yang harus kamu tahu soal transmisi bermasalah.

Image result for gearbox pada mobil

1. Telat Respons

Saat menginjak pedal gas mesin menderu, tetapi kendaraan melaju lambat tidak normal. Jika hal itu terjadi, kemungkinan drive plat kopling mobil kamu sudah sangat tipis. Khusus pada transmisi otomatis kemungkinan kinerja body valve sudah melemah.

2. Suara Dengungan Sistem Transmisi

Pada awalnya suara mendengung itu mirip suara dari mesin. Namun, lama kelamaan suara tersebut bertambah keras dengan munculnya bunyi mirip ketukan benda-benda tumpul yang beradu. Suara tersebut berasal dari beberapa komponen di piranti transmisi yang saling berbenturan karena mekanisme pergerakannya terhambat akibat kurang kuatnya dorongan oli transmisi.

3. Kebocoran Cairan Transmisi

Bocornya cairan transmisi terbilang masalah transmisi yang paling mudah diidentifikasi. Cairan transmisi mobil matik sangat vital untuk kapabilitas pertukaran gear, jadi sedikit saja kebocoran transmisi pada mobil matik bisa menimbulkan masalah yang cukup serius.

Normalnya, warna cairan transmisi mobil matik berwarna merah terang, bersih, dan sedikit berbau manis. Ciri oli transmisi yang harus segera diganti berwarna gelap dan berbau terbakar.

Untuk transmisi manual, pengecekan cairan transmisinya tidaklah semudah membuka kap mesin lalu menarik dipstick. Namun harus membuka langsung kotak transmisinya, karena itu akan membutuhkan bantuan dari sang ahli.

4. Mobil Terasa Bergetar

Terrdapat beberapa penyebab mobil kamu bergetar, untuk kendaraan matik bisa terjadi akibat kendala mesin dan transmisinya. Periksalah mobilmu di bagian kampas koplingnya karena bisa saja bermula dari kampas kopling kamu yang sudah mulai aus sehingga menyebabkan permukaan kampas kopling tidak merata.

5. Bau Terbakar

Jika tiba-tiba mencium bau oli terbakar dimana sangat pasti baunya tidak akan mirip dengan martabak manis yang diletakkan di kabin bagian tengah. Hal iini dikarenakan transmisi overheating sehingga harus diberikan pelumas.

Fungsi pelumas pada dasarnya tidak hanya membantu melancarkan pergerakan komponen, namun juga menjaga stabilitas suhu komponen yang dilumerinya. Beberapa kendaraan bahkan memiliki mini radiator untuk transmisi yang tugasnya mendinginkan pelumas.

Umumnya, yang menimbulkan bau terbakarnya pelumas oli pertanda transisi panas berlebihan adalah berkurangnya volume pelumas transmisi, baik karena bocor atau pelumas telah berubah kotor.

6. Susah Pindah Gear

Kondisi ini biasa terjadi pada transmisi manual. Seketika sulit untuk memindahkan gear dari netral ke gigi 1. Diagnosa awal adalah terjadi masalah pada sarana penghubung tuas dengan withdrawl lever atau biasa disebut garpu kopling yang bertugas untuk memindahkan gear.

Sarana penghubung tadi bisa berupa tali kopling untuk mobil-mobil lawas atau master kopling untuk mobil-mobil baru. Diagnosa lainnya bisa ada komponen yang sudah aus atau termakan usia dan harus segera diganti.

7. Nyala Indikator Check Engine

Menyalanya indicator check engine terbilang pengingat paling awal jika terjadi kerusakan pada sistem kerja transmisi. Hanya saja cahaya lampu check engine bisa jadi pertanda kerusakan komponen lain yang tidak berhubungan dengan transmisi. Karena itu, saat indikator ini menyala, jangan langsung menuduh transmisi yang jadi biangnya.

Pada mobil keluaran terbaru dipasangkan sensor pada seluruh bagian mesin yang akan mengirim informasi ke komputer jika terjadi kesalahan pada komponen tertentu. Dalam kasus transmisi, sensor bisa mengenali getaran dan mengiddentifikasikan masalah lebih dulu dari yang pengemudi rasakan. Jika sudah merasakan perubahan atau keanehan tersebut, jangan didiamkan.

8. Kopling Seret

Kopling yang seret dikarenakan gagal telepasnya disk kopling dari flywheel saat menginjak pedal kopling. Kondisi ini mengakibatkan pengemudi tidak bisa memindahkan gigi karena kopling masih terlibat dalam putaran mesin.

Jika dipaksakan hanya akan mengeluarkan suara seret seperti mesin penggilingan. Penyebab kopling seret adalah terlalu kendurnya pedal kopling. Banyak kopling yang kosong menyebabkan kabel atau hubungan antara pedal kopling dengan disk tidak cukup melepaskan disk clutch dari roda gila (atau pressure plate).

Kampas Kopling Cepat Aus!Perhatikan Gaya Kemudi Anda!

Kampas Kopling Cepat Aus!Perhatikan Gaya Kemudi Anda!

Anda pernah terheran-heran saat kanvas kopling yang baru diganti dan belum menapak batas usia pakai tiba dinyatakan mekanik bengkel bahwa kanvas itu telah aus dan harus diganti. Tak usah curiga atau marah terlebih dahulu. Ada baiknya Anda kembali mengingat bagaimana cara Anda mengemudikan mobil selama ini? Apakah gaya Anda mengemudi kerap menginjak kopling? Menggunakan posisi gigi tinggi ? di saat jalanan macet?

itulah sebagaian dari gaya mengemudi yang berpotensi menggerus kanvas kopling dan menjadikannya cepat aus. Memang banyak orang yang curiga ke bengkel saat disebut kanvas kopling harus ganti, karena berdalih komponen itu baru saja ganti. itu semua karena kesalahan gaya mengemudi. Menurutnya, ada tiga hal yang harus diperhatikan oleh para pengguna mobil dalam mengemudi agar kanvas kopling tak cepat aus. Ketiganya adalah, cara menginjak kopling, melepas kopling, serta memilih posisi gigi.

1. Cara Menginjak Kopling

Abdil mewanti-wanti, jangan sering menginjak pedal setengah kopling. Pasalnya, posisi itu cepat menggerus permukaan kanvas. “Kalau diinjak setengah kopling itu ibaratnya seperti permukaan logam yang digerinda, artinya kanvas mengalami gesekan sangat keras,” kata dia.

Walhasil, permukaan kanvas cepat terkikis. Memang, banyak orang berdalih, cara itu mereka gunakan untuk menghindari mesin mati tatkala jalanan macet atau saat melintas jalan menanjak. Kalau jalanan menanjak sebaiknya hindari saat jalanan padat merayap, ambil jarak yang agak jauh sehingga memungkinkan kita bisa melaju dengan mulus tanpa menginjak setengah kopling.

Sedangkan bila jalanan macet, berhentilah dan gunakan rem tangan dengan mentralkan kopling terlebih dahulu.

2. Cara Melepas Kopling

Faktor lainnya yang juga berpotensi besar menggerus kanvas kopling adalah cara Anda saat melepas pedal kopling saat berpindah gigi. Memang, selintas persoalan itu terlihat sepele, namun ternyata efeknya sangat besar.

Sebaiknya, Anda berhati-hati atau pelan-pelan saat melepas pedal begitu proses pemindahan gigi dilakukan. Sebab bila pedal dilpeaskan begitu saja, akan terjadi hentakan. Pada saat itulah gesekan di kanvas akan keras sehingga bila terjadi berulang-ulang, maka kanvas akan cepat menipis.

3. Memilih Posisi Gigi

Kebiasaan lain yang patut diperhatikan untuk menjaga keawetan kanvas kopling adalah penggunaan gigi transmisi. Posisi gigi yang digunakan aharuslah sesuai dengan kecepatan kendaraan. Selama ini orang baik secara sadar atau tidak menghiraukan posisi gigi tetap tinggi walau kecepatan mobil rendah. Kebanyakan orang beranggapan teralu sering memindah posisi gigi di saat mobil melaju di kecepatan rendah sebagai pemborosan kanvas koling atau sebagai cara orang yang baru bisa mengemudi mobil.

Padahal sebaliknya. Namun dengan catatan, cara melepas dan menginjak kopling harus benar seperti yang saya sebutkan di atas. Menggunakan gigi di posisi tinggi saat kecepatan rendah sama halnya menggesek kanvas kopling dengan keras.

Kami anugerah jaya bearing distributor Coupling, Bearing, Spare Part, Roller Chain terlengkap dan termurah di jakarta. anda bisa bertanya sekaligus berkonsultasi tentang Coupling, Bearing, Spare Part, Roller Chain yang hendak anda gunakan.  Jadi tunggu apa lagi ? jika anda membutuhkan berbagai jenis Coupling, Bearing, Spare Part, Roller Chain berkualitas maka anugerah jaya bearing merupakan pilihan yang tepat untuk anda, tidak perlu ragu dan khawatir. Lakukan pemesanan sekarang juga melalui jalur telepon atau email yang telah tersedia, semua kebutuhan anda mengenai Coupling, Bearing, Spare Part, Roller Chain.

Namun jika anda masih ragu dalam memilih serta membeli Spare Part anda bisa bertanya sekaligus berkonsultasi mengenai Spare Part yang anda butuhkan silahkan langsung menghubungi Anugerah Jaya Bearing sekarang juga di:

  • Contact Person: Djaja Halim
  • No Handphone: 0818 0661 5757, 0812 1001 3737
  • PIN BB: 292DBD2A