Bearing Cepat Rusak Atasi Cara Ini!

Bearing Cepat Rusak Atasi Cara Ini!

Salah satu komponen kendaraan bermotor yang tidak boleh luput perhatian dari pemilik yaitu bearing atau laher pada roda. Apabila komponen tersebut diabaikan, maka besi bulat berukuran kecil tersebut tidak akan berfungsi maksimal, dan yang akan terjadi putaran roda akan berat sebab gaya geseknya terhambat. Bearing adalah salah satu komponen kendaraan yang berfungsi untuk menghubungkan antara dua bagian komponen dalam gerakan linear ataupun perputaran, sehingga kedua komponen tersebut akan bergerak dengan gaya gesek maksimal.

Pada dasarnya fungsi bearing ini yaitu untuk menjaga supaya poros ban atau as roda tidak langsung bergesekan dengan roda. Komponen ini didesain minim friksi, sehingga sewaktu roda berputar dapat terjaga stabil. Untuk bearing yang salah satu sisinya terbuka sebaiknya diberi pelumas agar awet serta tidak mudah rusak. Terlebih apabila sedang musim hujan, pelumas tersebut berfungsi untuk mencegah rembesan air hujan supaya tidak masuk ke celah-celah pelor yang mana bisa menyebabkan karat.

Selain itu, supaya bearing awet maka jangan menghantam jalanan rusak ataupun berlubang. Ada kerusakan bearing pada kendaraan kita bisa diketahui dengan mudah yaitu biasanya pergerakan motor terasa tidak stabil dikarenakan pelor-pelor yang ada di dalamnya sudah longgar dan tidak lagi presisi.  Agar lebih meyakinkan lagi, cobalah cek roda kendaraan dengan cara digoyangkan ke kiri dan kanan. Jika roda terasa goyang, maka tandanya bearing tersebut sudah rusak, bearing ini tidak dapat diperbaiki dan apabila mengalami kerusakan maka mesti segara diganti.

Berikut ini fungsi dari pelumasan pada bearing.

1. Membentuk lapisan film lubrikasi di antara dua bidang kontak, sehingga bisa membantu menahan beban kerja dan juga      mencegah keausan serta kerusakan prematur.
2. Menghindari suara bising.
3. Menyerap panas yang timbul.
4. Mencegah kontaminasi kotoran-kotoran yang berasal dari luar.
5. Sebagai sistem sealing tambahan.
6. Mencegah korosi pada bearing.

Secara umum, terdapat tiga jenis pelumasan pada bearing yaitu memakai grease, memakai oli dan tipe kering. Pemilihan jenis pelumas tergantung kondisi operasional bearing, ukuran dan jenis bearing, kebutuhan sirkulasi pelumasannya, dan konstruksi penggunaan bearing.

1. Pelumasan Grease
Grease dipakai pada benda yang hanya memerlukan sedikit lubrikasi. Kelebihan grease dari pelumas oli ini mampu mencegah masuknya kotoran ke dalam bearing. Sedangkan untuk kekurangannya yaitu gesekan pada bearing sangat tinggi.

2. Pelumasan Oli
Pelumasan bearing dengan menggunakan oli, dibutuhkan pada benda dengan beban kerja tinggi. Pelumasan oli ini berfungsi untuk menyerap panas akibat beban kerja yang tinggi.

3. Pelumasan Kering
Pelumasan kering ini tidak melibatkan pelumasan berbahan cair seperti grease dan oli. Pelumasan kering menggunakan material berbahan padat yang dipasang langsung pada permukaan gesekan.

Kami anugerah jaya bearing distributor Coupling, Bearing, Spare Part, Roller Chain terlengkap dan termurah di jakarta. anda bisa bertanya sekaligus berkonsultasi tentang Coupling, Bearing, Spare Part, Roller Chain yang hendak anda gunakan.  Jadi tunggu apa lagi ? jika anda membutuhkan berbagai jenis Coupling, Bearing, Spare Part, Roller Chain berkualitas maka anugerah jaya bearing merupakan pilihan yang tepat untuk anda, tidak perlu ragu dan khawatir. Lakukan pemesanan sekarang juga melalui jalur telepon atau email yang telah tersedia, semua kebutuhan anda mengenai Coupling, Bearing, Spare Part, Roller Chain.

Namun jika anda masih ragu dalam memilih serta membeli Spare Part anda bisa bertanya sekaligus berkonsultasi mengenai Spare Part yang anda butuhkan silahkan langsung menghubungi Anugerah Jaya Bearing sekarang juga di:

  • Contact Person: Djaja Halim
  • No Handphone: 0818 0661 5757, 0812 1001 3737
  • PIN BB: 292DBD2A
  • E-mail: [email protected]
Perhatikan Bearing untuk Aplikasi Suhu Tinggi! Bahaya!

Perhatikan Bearing untuk Aplikasi Suhu Tinggi! Bahaya!

Jika bantalan Anda tidak tahan panas, aplikasi suhu tinggi Anda bisa bermasalah. Panas yang ekstrem dapat memiliki banyak efek buruk pada bantalan, yang dapat menempatkan aplikasi dalam lingkungan bersuhu tinggi beresiko tanpa stabilisasi panas yang tepat, yang mencakup semuanya, mulai dari rolling mill ke rantai yang melewati oven.

Bantalan tradisional yang disediakan biasanya dapat beroperasi dalam suhu hingga 300 derajat Fahrenheit. Setiap suhu yang lebih tinggi dari itu dapat berdampak negatif terhadap efisiensi dan efektivitas bantalan tersebut melalui berbagai macam masalah. Potensi Masalah Panas untuk Bearing

1. Pakaian Tambahan dan Air Mata
Seiring waktu, panas berlebih dapat mengubah struktur mikro dari baja yang menyebabkan pengurangan dalam perkiraan umur bearing. Gesekan yang terjadi ketika bearing berputar menciptakan panas, yang dapat membuat lingkungan yang sudah panas menjadi lebih ekstrim. Panas yang dihasilkan dapat menyebabkan segudang masalah dan dapat mengubah keausan alami dan sobek menjadi pakaian yang tidak alami, merusak peran Anda dalam proses.

2. Ekspansi
Panas menyebabkan logam mengembang, yang dapat menciptakan masalah warping. Ketika logam dalam bantalan mengembang, itu dapat mengurangi jarak antara bola dan balapan. Perubahan izin ini dapat menyebabkan bantalan untuk mengencangkan, yang akhirnya dapat memaksa untuk merampas dan gagal.

Image result for bearing kepanasan

3. Segel yang Tidak Layak
Seperti bagian bantalan lainnya, anjing laut harus distabilkan untuk bertahan hidup pada suhu ekstrim. Segel karet tradisional hanya diberi peringkat untuk suhu tertentu, sehingga suhu ekstrim dapat membuat segel ini tidak berguna tanpa bahan atau stabilisasi yang tepat. Ini juga dapat menyebabkan grease bantalan untuk membersihkan minyak yang dapat dan bermigrasi ke komponen lain. Tergantung pada aplikasinya, ini bisa menjadi efek samping yang tidak diinginkan, terutama jika lemak jatuh ke produk baru.

4. Minyak Tidak Tepat
Seperti segel, gemuk khusus diperlukan untuk lingkungan bersuhu tinggi. Gemuk standar efektif hingga 300 derajat, tetapi akan membersihkan semua minyak yang meninggalkan basa sabun kering dalam kondisi lebih panas. Tanpa gemuk itu, bantalan dikenakan lebih banyak gesekan, yang mengarah ke peningkatan keausan dan masa pakai yang lebih pendek.

Pertimbangan Bearing untuk Lingkungan Suhu Tinggi Ada beberapa pertimbangan yang harus dibuat ketika memilih bantalan yang diberi perlakuan panas.

1. RPM lebih rendah
Seperti yang telah disebutkan sebelumnya, gesekan alami yang disebabkan oleh rotasi menciptakan panas. Bearing yang distabilkan panas memerangi ini dengan beroperasi pada RPM yang lebih rendah daripada rekan bearing standar mereka. Akibatnya, Anda harus mempertimbangkan RPM untuk opsi bantalan suhu tinggi untuk memastikannya sesuai dengan kebutuhan aplikasi Anda. Beberapa produsen bearing menawarkan berbagai versi bantalan yang sama sehingga Anda dapat memilih dan memilih rentang suhu mana yang paling sesuai dengan aplikasi Anda.

2. Logam Lebih Lembut
Saat Anda memodifikasi perlakuan panas untuk kisaran temperatur yang sesuai, kekerasan baja akan berkurang untuk menstabilkan baja. Bantalan tradisional yang memiliki peringkat hingga 300 derajat memiliki kisaran kekerasan Rockwell 60 hingga 64. Peringkat kekerasan akan disesuaikan berdasarkan suhu operasi untuk bantalan yang distabilkan panas. Dengan kekerasan baja yang lebih rendah, potensi peningkatan keausan lebih besar pada kecepatan yang lebih tinggi, jadi ingatlah itu ketika memilih solusi bantalan suhu tinggi Anda. Karena kebutuhan baja yang stabil panas, menemukan bantalan dengan dukungan beban yang tepat juga sangat penting. Semakin tinggi suhu operasi secara inheren mendukung beban yang lebih rendah, sehingga solusi alternatif mungkin diperlukan. Satu saran adalah beralih ke bahan dengan kisaran suhu alam yang lebih tinggi. Misalnya, bantalan baja tahan karat 440 dapat digunakan untuk memenuhi kebutuhan beban yang lebih tinggi ketika bantalan krom yang diberi perlakuan panas tidak cukup.

3. Kuantitas Pesanan
Karena kualitas khusus mereka, bearing yang diberi perlakuan panas tidak selalu tersedia. Banyak tanaman perlu memproduksi sejumlah jenis bantalan ini untuk menghasilkan keuntungan. Akibatnya, mungkin ada jumlah minimum yang melekat pada pesanan pabrik untuk bantalan suhu tinggi. Ini mungkin bukan masalah tergantung pada berapa banyak bantalan yang dibutuhkan aplikasi Anda, tetapi penting untuk mempertimbangkan saat mencari produk.

Seperti banyak jenis kegagalan bantalan, terlalu panas dapat dihindari ketika Anda memilih produk yang tepat untuk aplikasi Anda. Bantalan temperatur tinggi memungkinkan aplikasi Anda untuk beroperasi sebagaimana seharusnya dalam lingkungan yang ekstrem, menghemat waktu dan uang Anda untuk perawatan dan perbaikan yang mahal. Kami anugerah jaya bearing distributor Coupling, Bearing, Spare Part, Roller Chain terlengkap dan termurah di jakarta. anda bisa bertanya sekaligus berkonsultasi tentang Coupling, Bearing, Spare Part, Roller Chain yang hendak anda gunakan.  Jadi tunggu apa lagi ? jika anda membutuhkan berbagai jenis Coupling, Bearing, Spare Part, Roller Chain berkualitas maka anugerah jaya bearing merupakan pilihan yang tepat untuk anda, tidak perlu ragu dan khawatir. Lakukan pemesanan sekarang juga melalui jalur telepon atau email yang telah tersedia, semua kebutuhan anda mengenai Coupling, Bearing, Spare Part, Roller Chain.

Namun jika anda masih ragu dalam memilih serta membeli Spare Part anda bisa bertanya sekaligus berkonsultasi mengenai Spare Part yang anda butuhkan silahkan langsung menghubungi Anugerah Jaya Bearing sekarang juga di:

  • Contact Person: Djaja Halim
  • No Handphone: 0818 0661 5757, 0812 1001 3737
  • PIN BB: 292DBD2A
  • E-mail: [email protected]
Ketahuilah Penyebab Bearing Cepat Rusak!

Ketahuilah Penyebab Bearing Cepat Rusak!

Bearing adalah sebuah elemen mesin yang berfungsi untuk membatasi gerak relatif antara dua atau lebih komponen mesin agar selalu bergerak pada arah yang diinginkan. Bearing menjadi komponen penting pada berbagai desain mesin yang melibatkan poros (shaft) dengan casing atau bagian yang diam, seperti motor listrik, motor bakar, pompa, roda, dan lain sebagainya. Bearing menjadi titik pertemuan antara bagian mesin yang berputar dengan bagian yang diam. Ia juga bertugas untuk mentransmisikan beban yang ada pada poros untuk diteruskan ke sisi casing, atau bisa juga sebaliknya.

Pemeriksaan bearing dengan teliti dan hati-hati akan menunjukkan sebab-sebab kenapa bearing tersebut rusak. Berikut ini adalah sebab-sebab kerusakan bearing dan bagaimana mengenalinya.

1. Abrasi

Masuknya kotoran dan pasir ke dalam bearing dapat menyebabkan keausan dini karena kotoran tersebut akan menyebabkan permukaan bearing menjadi kasar.

2. Kekurangan Pelumasan

Timbulnya panas merupakan akibat kekurangan pelumasan. Panas menyebabkan perubahan warna pada permukaan bearing, roller dan ball. Pada plain bearing, kekurangan pelumasan akan mengakibatkan goresan, keausan berlebih dan akhirnya akan menyebabkan keseluruhan bagian bearing mengalami kerusakan. Sangatlah penting melakukan pelumasan pada pin dan bearing untuk meyakinkan tidak terjadi keausan.

3. Korosi
Air dan uap akan menyebabkan korosi. Ini terlihat seperti bekas lubang atau karat. Penanganan yang ceroboh atau penyimpanan bearing yang tidak benar setelah pencucian dapat menyebabkan korosi pada permukaan. Bearing harus dilumasi dan dibungkus dengan kertas yang diberi oli meskipun untuk periode penyimpanan yang singkat.

4. Pemasangan yang Salah
Ball dan roller bearing biasanya mempunyai toleransi kesesuaian pemasangan antara bearing dengan shaft. Ini tidak boleh berlebihan karena apabila berlebihan inner race akan dipaksa mengembang dan akan terjadi pembengkokan bearing, yang akan mengakibatkan kerusakan. Setiap cacat atau kerusakan pada shaft akan menyebabkan distorsi pada race. Area yang terdistorsi ini akan kelebihan beban sehingga kerusakan akan bermula area tersebut. Shaft harus bersih dan halus agar bearing dapat terpasang dengan tepat. Pemasangan outer race bearing ke dalam housing juga harus diperhatikan. Shaft dan housing harus diperiksa terlebih dahulu sebelum pemasangan bearing.

5. Penyetelan yang Salah
Penyetelan yang dilakukan dapat: terlalu longgar, tepat atau terlalu kencang. Selalu mengacu pada spesifikasi pabrik pembuat untuk menentukan apakah bearing tersebut harus di pre load atau tidak. Bearing harus disetel dengan tepat karena jika tidak akan menyebabkan ball atau roller pecah dan permukaan bearing menjadi tergores. Penyetelan yang terlalu kencang.Brinelling.

Kami anugerah jaya bearing distributor Coupling, Bearing, Spare Part, Roller Chain terlengkap dan termurah di jakarta. anda bisa bertanya sekaligus berkonsultasi tentang Coupling, Bearing, Spare Part, Roller Chain yang hendak anda gunakan.  Jadi tunggu apa lagi ? jika anda membutuhkan berbagai jenis Coupling, Bearing, Spare Part, Roller Chain berkualitas maka anugerah jaya bearing merupakan pilihan yang tepat untuk anda, tidak perlu ragu dan khawatir. Lakukan pemesanan sekarang juga melalui jalur telepon atau email yang telah tersedia, semua kebutuhan anda mengenai Coupling, Bearing, Spare Part, Roller Chain.

Namun jika anda masih ragu dalam memilih serta membeli Spare Part anda bisa bertanya sekaligus berkonsultasi mengenai Spare Part yang anda butuhkan silahkan langsung menghubungi Anugerah Jaya Bearing sekarang juga di:

  • Contact Person: Djaja Halim
  • No Handphone: 0818 0661 5757, 0812 1001 3737
  • PIN BB: 292DBD2A
  • E-mail: [email protected]
Mobil Ngambek Saat Mesin Dihidupkan Cek Masalah-Nya!

Mobil Ngambek Saat Mesin Dihidupkan Cek Masalah-Nya!

Getaran pada mobil ketika jalan, bisa dikarenakan poros propeller yang bengkok. Tentu kondisi ini sangat berbahaya mengingat poros propeller itu berputar dengan RPM yang tidak rendah. Kalau bengkok apalagi sampai putus, bisa menyebabkan mobil terguling.

Namun gejala mobil bergetar tidak hanya terjadi karena faktor poros propeller,  masih banyak komponen lain yang berpotensi menyebabkan mobil bergetar diantaranya:

1. Bearing roda aus
Bearing roda atau laher berfungsi sebagai bantalan poros roda yang berputar dengan knuckle yang statis. Bantalan roda ini menggunakan serangkaian bantalan jarum dengan bentuk tirus. Kalau semua bantalan didalam bearing roda baik, maka bearing roda bisa berfungsi dengan normal. Tapi kalau salah satu bantalan jarum ini bermasalah (misal aus atau bengkok) maka kinerja bearing juga ikut bermasalah. Sehingga mobil akan bergetar dan bunyi saat jalan. Getaran dan bunyi ini  semakin terdengar kalau kecepatan mobil bertambah.

2. Engine mounting rusak
Engine mounting adalah komponen yang menyangga mesin agar dapat berdiri di frame kendaraan. Setidaknya ada tiga buah engine mounting pada mesin yang bertugas  menyangga mesin  agar  tidak bergetar-getar saat mesin dihidupkan. Pada engine mounting, terdapat karet peredam ditengahnya. Fungsi karet peredam ini  untuk meredam getaran  mesin agar tidak sampai ke body mobil. Namun, karena faktor usia dan panas mesin, karet penyanggai bisa sobek. Kalau demikian, getaran pada mesin bisa lebih besar dan bisa terasa hingga kedalam kabin.

3. Kampas kopling sangat tipis
Untuk mobil dengan manual transmission, kopling menjadi komponen penting. Tapi komponen ini pula sering menunjukan masalah. Terjadi pada  kampas kopling yang sudah tipis. Kampas kopling yang tipis, akan ada getaran saat pedal kopling diangkat. Mungkin ketika pedal kopling dilepas sepenuhnya getaran akan hilang tapi begitu anda menekan kembali peda kopling dan melepasnya, getaran akan muncul diawal anda melepas kopling.

4. Permukaan kampas rem/piringan rem bergelombang
Sebenarnya masalah piringan rem yang tidak rata , juga akan terasa gejalanya ketika direm, yakni mobil akan bergetar dan bunyi. Kalau kondisinya sudah parah, tidak direm pun getaran bisa muncul. Ini terjadi khususnya pada kampas rem aftersales (bukan ori) terkadang ada beberapa pemilik mobil yang mengganti kampas rem ori dengan merk aftersales dengan alasan lebih bagus atau lebih murah. Tapi tidak semua kampas rem sesuai dengan bahan yang digunakan pada piringan rem.

5. Poros propeller bengkok
Poros propeller yang bengkok akan sangat bahaya resikonya. Tapi apakah poros berbahan besi ini bisa bengkok.Tentu bisa, apalagi kalau mobil sering membawa beban  berat. Kebengkokan poros propeller itu kasap mata artinya hanya bisa dilihat menggunakan alat ukur menggunakan satuan milimeter.

6. Bearing poros propeller dan universal joint aus
Untuk mobil RWD menggunakan poros propeller untuk menyambungkan putaran output transmisi ke gardan. Tapi sumbu antara transmisi dengan gardan  selalu berubah-ubah karena transmisi ikut ke body dan gardan ikut ke roda (terubah-ubah oleh gerakan suspensi). Sehingga diletakanlah dua buah universal joint. Meski sudah diberi universal joint, tetap saja getaran pada mobil RWD lebih terasa dibandingkan mobil FWD. apalagi kalau bearing pada universal joint bermasalah, getarannya akan semakin besar.

Kami anugerah jaya bearing distributor Coupling, Bearing, Spare Part, Roller Chain terlengkap dan termurah di jakarta. anda bisa bertanya sekaligus berkonsultasi tentang Coupling, Bearing, Spare Part, Roller Chain yang hendak anda gunakan.  Jadi tunggu apa lagi ? jika anda membutuhkan berbagai jenis Coupling, Bearing, Spare Part, Roller Chain berkualitas maka anugerah jaya bearing merupakan pilihan yang tepat untuk anda, tidak perlu ragu dan khawatir. Lakukan pemesanan sekarang juga melalui jalur telepon atau email yang telah tersedia, semua kebutuhan anda mengenai Coupling, Bearing, Spare Part, Roller Chain.

Namun jika anda masih ragu dalam memilih serta membeli Spare Part anda bisa bertanya sekaligus berkonsultasi mengenai Spare Part yang anda butuhkan silahkan langsung menghubungi Anugerah Jaya Bearing sekarang juga di:

  • Contact Person: Djaja Halim
  • No Handphone: 0818 0661 5757, 0812 1001 3737
  • PIN BB: 292DBD2A
  • E-mail: [email protected]
Sebab Kerusakan Bearing! Simak Ulasan-Nya

Sebab Kerusakan Bearing! Simak Ulasan-Nya

Pemeriksaan bearing dengan teliti dan hati-hati akan menunjukkan sebab-sebab kenapa bearing tersebut rusak. Berikut ini adalah sebab-sebab kerusakan bearing dan bagaimana mengenalinya.

1. Abrasi
Masuknya kotoran dan pasir ke dalam bearing dapat menyebabkan keausan dini karena kotoran tersebut akan menyebabkan permukaan bearing menjadi kasar.

2. Kekurangan Pelumasan

Timbulnya panas merupakan akibat kekurangan pelumasan. Panas menyebabkan perubahan warna pada permukaan bearing, roller dan ball. Pada plain bearing, kekurangan pelumasan akan mengakibatkan goresan, keausan berlebih dan akhirnya akan menyebabkan keseluruhan bagian bearing mengalami kerusakan. Sangatlah penting melakukan pelumasan pada pin dan bearing untuk meyakinkan tidak terjadi keausan.

3. Korosi
Air dan uap akan menyebabkan korosi. Ini terlihat seperti bekas lubang atau karat. Penanganan yang ceroboh atau penyimpanan bearing yang tidak benar setelah pencucian dapat menyebabkan korosi pada permukaan. Bearing harus dilumasi dan dibungkus dengan kertas yang diberi oli meskipun untuk periode penyimpanan yang singkat.

  • Corosion;Karat membuat bekas pada permukaan, atau bagian lain dari bearing.
  • Pitting:Permukaan bearing yang berlubang-lubang. Ini merupakan korosi lanjutan yang disebabkan oleh air atau kelembaban.Image result for kerusakan bearing

4. Pemasangan yang Salah
Ball dan roller bearing biasanya mempunyai toleransi kesesuaian pemasangan antara bearing dengan shaft. Ini tidak boleh berlebihan karena apabila berlebihan inner race akan dipaksa mengembang dan akan terjadi pembengkokan bearing, yang akan mengakibatkan kerusakan.
Setiap cacat atau kerusakan pada shaft akan menyebabkan distorsi pada race. Area yang terdistorsi ini akan kelebihan beban sehingga kerusakan akan bermula area tersebut. Shaft harus bersih dan halus agar bearing dapat terpasang dengan tepat. Pemasangan outer race bearing ke dalam housing juga harus diperhatikan. Shaft dan housing harus diperiksa terlebih dahulu sebelum pemasangan bearing.

  • Crack Race;Inner race dapat mengalami keretakan jika terlalu kencang pada shaftnya dan outer race dapat retak jika terlalu kencang pada housing.
  • Fretting;merupakan tanda pengikisan yang disebabkan oleh pergerakan. Umumnya terjadi ketika bearing terlalu longgar pada dudukannya atau shaft.

5. Penyetelan yang Salah
Penyetelan yang dilakukan dapat: terlalu longgar, tepat atau terlalu kencang. Selalu mengacu pada spesifikasi pabrik pembuat untuk menentukan apakah bearing tersebut harus di pre load atau tidak. Bearing harus disetel dengan tepat karena jika tidak akan menyebabkan ball atau roller pecah dan permukaan bearing menjadi tergores. Penyetelan yang terlalu kencang.Brinelling

  • Brinelling dapat terjadi ketika bearing kelebihan beban atau salah dalam pemasangan, yaitu timbulnya lekukan-lekukan lubang pada raceway.
  • Permukaan yang berlubang-lubang pada bearing disebabkan karena logam terlalu tertekan yang disebut sebagai kelelahan logam. Ini bisa disebabkan oleh penyetelan yang terlalu longgar, yang membuat dampak atau beban kejut pada permukaan bearing. kelebihan beban pada bearing adalah kemungkinan penyebab lainnya

Kami anugerah jaya bearing distributor Coupling, Bearing, Spare Part, Roller Chain terlengkap dan termurah di jakarta. anda bisa bertanya sekaligus berkonsultasi tentang Coupling, Bearing, Spare Part, Roller Chain yang hendak anda gunakan.  Jadi tunggu apa lagi ? jika anda membutuhkan berbagai jenis Coupling, Bearing, Spare Part, Roller Chain berkualitas maka anugerah jaya bearing merupakan pilihan yang tepat untuk anda, tidak perlu ragu dan khawatir. Lakukan pemesanan sekarang juga melalui jalur telepon atau email yang telah tersedia, semua kebutuhan anda mengenai Coupling, Bearing, Spare Part, Roller Chain.

Namun jika anda masih ragu dalam memilih serta membeli Spare Part anda bisa bertanya sekaligus berkonsultasi mengenai Spare Part yang anda butuhkan silahkan langsung menghubungi Anugerah Jaya Bearing sekarang juga di:

  • Contact Person: Djaja Halim
  • No Handphone: 0818 0661 5757, 0812 1001 3737
  • PIN BB: 292DBD2A
  • E-mail: [email protected]
Bearing Open dan Close, Berbeda Cara Perlakuannya!

Bearing Open dan Close, Berbeda Cara Perlakuannya!

Bearing atau laher kerap dilupakan perawatannya oleh pemilik sepeda motor. Padahal peran bearing amat vital serta menentukan keseimbangan terhadap laju kendaraan itu sendiri.

Jika bearing tidak dirawat dengan baik maka akan menyebabkan keseimbangan laju pada roda akan kacau serta dapat menyebabkan kecelakaan.Rusaknya komponen rel cakram yang disebabkan karena putaran roda tidak stabil. Dan getaran berlebih pada roda akan diteruskan kesemua bodi kendaraan, sehingga komponen lainnya berisiko rusak.

Bearing yang dipakai pada sepeda motor biasanya berjenis ball bearing baik yang bertipe open (tidak ada penutup di kedua sisinya) dan close (bertutup). Meski fungsi dan kinerjanya sama saja, namun perlakuan bearing tipe open dan close ternyata jauh berbeda, terutama dalam hal perawatan.

Image result for Bearing close

Untuk bearing atau laher tipe terbuka memiliki kelemahan cepat sekali aus karena tidak ada pelumas/gemuk yang dapat bertahan di bola putarnya. Artinya pemilik sepeda motor harus sering-sering memperhatikan kondisinya, dan berikan pelumasan secara rutin agar perputaran bearing tersebut selalu maksimal.

Sementara bearing tipe close yang memiliki penutup pada kedua sisinya, baik penutup karet maupun penutup lempengan atau seng, terbilang tahan banting. Pasalnya bearing/laher jenis ini bisa mempertahankan gemuk pelumas tetap di dalam dan melumasi bola putar. Artinya jangan sesekali membuka kedua penutupnya.

Jika hendak menambahkan gemuk, usahakan membuka penutup bearing pada satu bagian saja. Selain itu pasang saat memasang kembali laher, usahan bagian yang tutupnya dibuka menghadap ke dalam. Hal ini untuk mencegah air atau kotoran masuk ke dalam bearing.

Kami anugerah jaya bearing distributor Coupling, Bearing, Spare Part, Roller Chain terlengkap dan termurah di jakarta. anda bisa bertanya sekaligus berkonsultasi tentang Coupling, Bearing, Spare Part, Roller Chain yang hendak anda gunakan.  Jadi tunggu apa lagi ? jika anda membutuhkan berbagai jenis Coupling, Bearing, Spare Part, Roller Chain berkualitas maka anugerah jaya bearing merupakan pilihan yang tepat untuk anda, tidak perlu ragu dan khawatir. Lakukan pemesanan sekarang juga melalui jalur telepon atau email yang telah tersedia, semua kebutuhan anda mengenai Coupling, Bearing, Spare Part, Roller Chain.

Namun jika anda masih ragu dalam memilih serta membeli Spare Part anda bisa bertanya sekaligus berkonsultasi mengenai Spare Part yang anda butuhkan silahkan langsung menghubungi Anugerah Jaya Bearing sekarang juga di:

  • Contact Person: Djaja Halim
  • No Handphone: 0818 0661 5757, 0812 1001 3737
  • PIN BB: 292DBD2A
  • E-mail: [email protected]
Elemen Yang Membahas Tentang Bearing! Simak Ulasan-Nya!

Elemen Yang Membahas Tentang Bearing! Simak Ulasan-Nya!

Pada bantalan, terjadi gesekan gelinding antara bagian yang berputar dengan yang diam melalui elemen gelinding seperti bola (peluru), rol atau rol jarum dan rol bulat.

Pada poros/as roda yang digunakan adalah bantalan gelinding (bearing), karena bantalan gelinding mampu menahan beban berat. Bearing di pasang di kiri dan kanan roda, serta bushing yang di pasang di tengah. Bushing sendiri memiliki fungsi untuk menahan bearing dan as roda agar segaris lurus ( horizontal ) dan tetap stabil bila terjadi guncangan yang keras. Bantalan gelinding mempunyai keuntungan dari gesekan gelinding yang sangat kecil dibandingkan dengan bantalan luncur. Elemen gelinding seperti bola atau rol dipasang antara cincin luar dan dalam.

Dengan memutar salah satu cincin tersebut, bola atau rol akan melakukan gerakan gelinding sehingga gesekan akan jauh lebih kecil. Untuk bola atau rol, ketelitian tinggi dengan bentuk dan ukurannya merupakan suatu keharusan. Karena luas bidang kontak antara bola dan rol dengan cincin sangat kecil, maka besarnya beban yang dipakai harus memiliki ketahanan dan kekerasan yang sangat tinggi.

Secara prinsip, berdasarkan tipe elemen yang berputar, bearing dapat dibedakan menjadi :
1. Ball bearing (bola)
2. Cylinder bearing (silinder)
3. Barrels bearing (tong)
4. Taper bearing (kerucut)
5. Needle bearing (jarum)

Image result for bearing

Tipe Bearing Dan Penerapannya

Bearing yang beredar sekarang terdiri dari berbagai macam bentuk dengan kelebihan dan kekurangan masing-masing. Hal yang perlu diketahui dalam pemilihan bearing antara lain :

1. Mengetahui kemungkinan penyebab terjadinya kesalahan dan akibatnya. Bearing yang telah rusak akan menimbulkan bunyi yang berisik. Dengan mengetahui dan memahami penyebab kesalahan dan kesalahannya dapat digunakan sebagai dasar untuk mengatasi masalah selanjutnya.
2. Mengetahui standar bearing, hal ini untuk memudahkanpemesanan/pembeliannya jika ada penggantian bearing.

Jenis-jenis bearing antara lain :

1. Single row groove ball bearings
2. Double row self aligning ball bearings
3. Single row angular contact ball bearings
4. Double row angular contact ball bearings
5. Double row barrel roller bearings
6. Single row cylindrical bearings
7. Tapered roller bearings
8. Single direction thrust ball bearings
9. Double direction thrust ball bearings
10. Ball and socket bearings

Secara umum jenis bearing dibagi berdasarkan jenis diatas, namun pada kenyataannya bentuk dan ukurannya pun bervariasi. Keadaan ini biasanya disebutkan dalam katalog yang dibuat oleh pabrik yang bersangkutan. Variasi-variasi itu biasanya adalah :
1. Diameter poros
2. Lubang bearing cincin dalam
3. Lebar bearing
4. Seal

Cara Pasang:

1. Single row groove ball bearings
Bearing ini mempunyai alur dalam pada kedua cincinnya. Karena memiliki alur, maka jenis ini mempunyai kapasitas dapat menahan beban secara ideal pada arah radial dan aksial. Maksud dari beban radial adalah beban yang tegak lurus terhadap sumbu poros, sedangkan beban aksial adalah beban yang searah sumbu poros.

2. Double row self aligning ball bearings
Jenis ini mempunyai dua baris bola, masing-masing baris mempunyai alur sendiri-sendiri pada cincin bagian dalamnya. Pada umumnya terdapat alur bola pada cincin luarnya. Cincin bagian dalamnya mampu bergerak sendiri untuk menyesuaikan posisinya. Inilah kelebihan dari jenis ini, yaitu dapat mengatasi masalah poros yang kurang sebaris.

3. Single row angular contact ball bearings
Berdasarkan konstruksinya, jenis ini ideal untuk beban radial. Bearing ini biasanya dipasangkan dengan bearing lain, baik itu dipasang secara pararel maupun bertolak belakang, sehingga mampu juga untuk menahan beban aksial.

4. Double row angular contact ball bearings
Disamping dapat menahan beban radial, jenis ini juga dapat menahan beban aksial dalam dua arah.  Karena konstruksinya juga, jenis ini dapat menahan beban torsi. Jenis ini juga digunakan untuk mengganti dua buah bearing jika ruangan yang tersedia tidak mencukupi.

5. Double row barrel roller bearings
Bearing ini mempunyai dua baris elemen roller yang pada umumnya mempunyai alur berbentuk bola pada cincin luarnya. Jenis ini memiliki kapasitas beban radial yang besar sehingga ideal untuk menahan beban kejut.

6. Single row cylindrical bearings
Jenis ini mempunyai dua alur pada satu cincin yang biasanya terpisah. Efek dari pemisahan ini,  cincin dapat bergerak aksial dengan mengikuti cincin yang lain. Hal inimerupakan suatu keuntungan, karena apabila bearing harus mengalami perubahan bentuk karena temperatur,maka cincinya akan dengan mudah menyesuaikan posisinya. Jenis ini mempunyai kapasitas beban radial yang besar pula dan juga cocok untuk kecepatan tinggi.

7. Tapered roller bearings
Dilihat dari konstriksinya, jenis ini ideal untuk beban aksial maupun radial.  Jenis ini dapat dipisah, dimana cincin dalamnya dipasang bersama dengan rollernya dan cincin luarnya terpisah.

8. Single direction thrust ball bearings
Bearing jenis ini hanya cocok untuk menahan beban aksial dalam satu arah saja. Elemenya dapat dipisahkan sehingga mudah melakukan pemasangan. Beban aksial minimum yang dapat ditahan tergantung dari kecepatannya. Jenis ini sangat sensitif terhadap ketidak sebarisan ( misalignment ) poros terhadap rumahnya.

9. Double direction thrust ball bearings
Jenis ini sama seperti point 8, hanya saja bearing jenis ini dapat diberi beban aksial dalam dua arah. Bagian – bagiannya pun juga dapat dipisahkan sehingga mudah bongkar dan pasangnya.

10. Ball and socket ball bearings
Bearing jenis ini mempunyai alur dalam berbentuk bola, yang bisa membuat elemennya berdiri sendiri. Kapasitasnya sangat besar terhadap beban aksial.  Selain itu juga dapat menahan beban radial secara simultan dan cocok untuk kecepatan yang tinggi.

Kami anugerah jaya bearing distributor Coupling, Bearing, Spare Part, Roller Chain terlengkap dan termurah di jakarta. anda bisa bertanya sekaligus berkonsultasi tentang Coupling, Bearing, Spare Part, Roller Chain yang hendak anda gunakan.  Jadi tunggu apa lagi ? jika anda membutuhkan berbagai jenis Coupling, Bearing, Spare Part, Roller Chain berkualitas maka anugerah jaya bearing merupakan pilihan yang tepat untuk anda, tidak perlu ragu dan khawatir. Lakukan pemesanan sekarang juga melalui jalur telepon atau email yang telah tersedia, semua kebutuhan anda mengenai Coupling, Bearing, Spare Part, Roller Chain.

Namun jika anda masih ragu dalam memilih serta membeli Spare Part anda bisa bertanya sekaligus berkonsultasi mengenai Spare Part yang anda butuhkan silahkan langsung menghubungi Anugerah Jaya Bearing sekarang juga di:

  • Contact Person: Djaja Halim
  • No Handphone: 0818 0661 5757, 0812 1001 3737
  • PIN BB: 292DBD2A
  • E-mail: [email protected]
Bunyi Pada Roda Belakang Mobil, Cek Penyebab-Nya!

Bunyi Pada Roda Belakang Mobil, Cek Penyebab-Nya!

Sistem suspensi dibuat untuk membuat mobil nyaman dan aman dikendarai. Namun ibarat pepatah tak ada gading yang tak retak, sistem suspensi mobil terkadang juga masih meninggalkan permasalahan.

Salah satu masalah klasik pada sistem suspensi atau kaki – kaki adalah bunyi, bunyi yang dihasilkan pada kaki-kaki mobil juga beragam, ada bunyi seperti “gluduk gluduk” ada juga bunyi seperti “tek tek tek”.

Penyebab Roda Belakang Mobil Bunyi

Ada beberapa hal yang bisa menyebabkan bunyi pada roda belakang mobil, namun penyebab ini juga dipengaruhi oleh jenis suspensi mobil anda. Artinya, mobil dengan suspensi belakang torsion beam memiliki masalah yang berbeda dengan tipe full indipendent.

Beberapa komponen yang sering terkena masalah antara lain:

Bearing Roda Aus

Bearing roda atau lebih populer disebut laher adalah bantalan yang terletak pada roda mobil. Masing-masing roda memiliki satu unit laher yang fungsinya mengurangi gesekan poros roda terhadap axle housing.

Related image

Namun, terkadang bantalan ini mengalami kerusakan berupa goresan yang membuat putaranya terganggu. Sehingga akan berimbas pada bunyi yang konstan saat mobil bergerak. Dan bunyi ini akan semakin kencang apabila kita menambah kecepatan mobil.

Untuk memastikannya, coba dongkrak bagian roda yang bunyi lalu goyangkan roda mobil ke arah dalam. Apabila ada oblak, maka bisa dipastikan ada masalah pada bearing roda. Solusinya beragam, kalau bearing hanya kekurangan pelumas mungkin bisa diperbaiki. Namun kalau ada luka pada bearing, mau tidak mau harus melakukan penggantian.

Rear Stabilizer Lemah

Khusus pada mobil dengan penggerak roda depan dan menggunakan suspensi belakang tipe full indipendent maka anda akan menemui rear stabilizer bar. Fungsi stabilizer ini adalah untuk menjaga agar poros roda kiri dan kanan pada roda belakang tidak keluar terlalu jauh.

Sama kasusnya dengan stabilizer depan, stabilizer belakang juga memiliki batas pemakaian. Sehingga, kalau engsel stabilizer sudah mulai lemas maka akan timbul bunyi gemuruh pada roda belakang mobil. Cara mengatasinya, yaitu dengan melakukan penggantian. Saat anda telah mengganti stabilizer dengan yang baru, maka bunyi harusnya bisa hilang.

Shock Absorber Mati

Shock absorber atau shock breaker memiliki fungsi meredam rolling atau keolengan yang disebabkan beban oksiliasi dari suspensi. Bisa dikatakan, shock absorber ini bukan komponen yang berbentuk ulir, itu hanyalah pegas spiral. Sementara shock absorber merupakan komponen berbentuk tabung. Baik pada kendaraan dengan tipe suspensi indipendent, torsion beam, multi link ataupun rigid axle, komponen ini pasti ada.

Dan apabila shock absorber mati maka penyerapan keolengan akibat oksiliasi akan berkurang. Sehingga akan menimbulkan suara “duk duk duk” akibat komponen didalam shock absorber yang saling bertumbukan. Definisi shock breaker mati adalah kondisi dimana shcok breaker tidak memiliki daya tahan terhadap tekanan. Dengan kata lain, shock breaker akan langung amblas saat ditekan.

Normalnya, shock brekaer tetap amblas saat ditekan namun ada tahanan atau saat ditekan akan amblas secara pelan meski kita menekan shock dengan kuat. Ciri lain yang menandakan shock breaker mati adalah adanya rembesan oli disekitar tabung shock breaker. Solusinya mudah, anda hanya perlu melakukan penggantian shock absorber dengan yang baru dan masalah selesai.

Kami anugerah jaya bearing distributor Coupling, Bearing, Spare Part, Roller Chain terlengkap dan termurah di jakarta. anda bisa bertanya sekaligus berkonsultasi tentang Coupling, Bearing, Spare Part, Roller Chain yang hendak anda gunakan.  Jadi tunggu apa lagi ? jika anda membutuhkan berbagai jenis Coupling, Bearing, Spare Part, Roller Chain berkualitas maka anugerah jaya bearing merupakan pilihan yang tepat untuk anda, tidak perlu ragu dan khawatir. Lakukan pemesanan sekarang juga melalui jalur telepon atau email yang telah tersedia, semua kebutuhan anda mengenai Coupling, Bearing, Spare Part, Roller Chain.

Namun jika anda masih ragu dalam memilih serta membeli Spare Part anda bisa bertanya sekaligus berkonsultasi mengenai Spare Part yang anda butuhkan silahkan langsung menghubungi Anugerah Jaya Bearing sekarang juga di:

  • Contact Person: Djaja Halim
  • No Handphone: 0818 0661 5757, 0812 1001 3737
  • PIN BB: 292DBD2A
  • E-mail: [email protected]
Ini Yang Menyebabkan Suara (Bearing) Pada Roda Mobil!

Ini Yang Menyebabkan Suara (Bearing) Pada Roda Mobil!

Ban mobil yang berputar dalam kecepatan tinggi bisa menimbulkan bunyi-bunyian salah satunya suara sepert gemuruh. Suara gemuruh ini bisa kita dengar saat mobil melaju dalam kecepatan tinggi maupun saat kecepatan rendah.

Lalu apa yang menyebabkan bunyi gemuruh tersebut ?

Suara gemuruh disebabkan karena bearing roda rusak

Bearing roda adalah bantalan yang menyangga roda saat berputar. Orang-orang sering menyebutnya hub roda atau laher. Cara kerjanya sama seperti laher pada sepeda, namun hub roda mobil punya bentuk lebih lebar. Kerusakan yang sering terjadi, pelor atau mata bearingnya sudah mengalami perubahan bentuk. Bisa bengkok, patah ataupun hancur.

Kalau sudah begini, maka putaran hub roda akan menimbulkan bunyi. hasilnya ketika mobil dikemudikan, anda akan mendengarkan suara gemuruh yang cukup keras. Keras tidaknya bunyi yang dihasilkan dipengaruhi oleh kecepatan mobil dan tingkat kerusakan. Kalau pelor hanya bengkok sedikit, kemungkinan bunyi akan terdengar saat mobil melaju diatas 40 Km/jam. Tapi kalau sudah parah, mobil jalan pelan saja sudah bisa terdengar bunyinya.

Suara gemuruh juga bisa disebabkan ban yang bergelombang

Faktor selanjutnya yaitu karena kondisi ban yang bergelombang. Ban yang baik adalah ban yang punya permukaan treat yang rata atau tidak memiliki tonjolan atau gubangan. Karena ban yang bergelombang, akan menyebabkan ban mobil bergetar ketika mobil dijalankan. Getaran akibat ban ini bisa menimbulkan suara gemuruh saat mobil melaju dengan kecepatan 40 kM/jam keatas.

Image result for bearing roda mobil

Sumber : autoexpose

Lalu bagaimana cara membedakan ini bunyi disebabkan karena bearing atau karena ban bergelombang ?

Anda bisa melihat kondisi fisik ban mobil anda.

Contohnya kalau bunyi gemuruh lebih condong terdengar dari arah depan, coba cek fisik ban. Apakah ada yang bergelombang atau tidak, kalau perlu rotasi ban (pasang ban depan ke ban belakang) setelah itu jalankan mobil.

Anda juga bisa menggunakan ban serep, dengan catatan ban serep masih dalam kondisi baik.

Untuk mengecek kondisi ban apakah bergelombang atau tidak memang butuh ketelitian. Pasalnya gelombang sedikit saja sudah bisa membuat roda bergetar. Untuk mempermudah, gunakan saja ban serep mobil anda.

Pasang ban serep pada bagian roda yang terdeteksi bunyi. kalau bunyinya hilang maka sudah pasti itu masalah roda tapi kalau belum hilang, maka itu masalah bearing.

Cek bearing roda dengan menggoyangkan roda

Pertama dongkrak mobil hingga roda yang terdeteksi bunyi, bisa terangkat. Lalu goyangkan ban mobil kekiri dan kekanan juga keatas bawah. Apabila bearing roda normal, maka roda terasa keras saat digoyangkan. Tapi kalau bearing bermasalah, maka roda akan sedikit oblak saat digoyangkan.

Untuk mengatasi bearing roda yang rusak, anda perlu mengganti bearing roda tersebut. Untuk penggantiannya memang sedikit sulit karena posisinya ada didalam knuckle roda. Sehingga lebih baik serahkan pada bengkel yang anda percayai.

Jadi kesimpulannya, ban mobil yang bergemuruh bisa disebabkan karena bearing roda aus juga karena ban yang bergelombang. Saat bunyinya terdengar ketika mobil melaju pada kecepatan tinggi, cek rodanya terlebih dahulu. Terakhir untuk memastikan apakah bearing aman, anda bisa goyangkan ban mobil seperti yang dijelaskan diatas.

Kami anugerah jaya bearing distributor Coupling, Bearing, Spare Part, Roller Chain terlengkap dan termurah di jakarta. anda bisa bertanya sekaligus berkonsultasi tentang Coupling, Bearing, Spare Part, Roller Chain yang hendak anda gunakan.  Jadi tunggu apa lagi ? jika anda membutuhkan berbagai jenis Coupling, Bearing, Spare Part, Roller Chain berkualitas maka anugerah jaya bearing merupakan pilihan yang tepat untuk anda, tidak perlu ragu dan khawatir. Lakukan pemesanan sekarang juga melalui jalur telepon atau email yang telah tersedia, semua kebutuhan anda mengenai Coupling, Bearing, Spare Part, Roller Chain.

Namun jika anda masih ragu dalam memilih serta membeli Spare Part anda bisa bertanya sekaligus berkonsultasi mengenai Spare Part yang anda butuhkan silahkan langsung menghubungi Anugerah Jaya Bearing sekarang juga di:

  • Contact Person: Djaja Halim
  • No Handphone: 0818 0661 5757, 0812 1001 3737
  • PIN BB: 292DBD2A
  • E-mail: [email protected]
4 Bahaya Bearing Roda Mobil Rusak Kalau Tidak Diganti!

4 Bahaya Bearing Roda Mobil Rusak Kalau Tidak Diganti!

Salah satu ciri bearing roda yang mulai rusak adalah terdengarnya suara gemuruh ketika mobil berjalan. Itu disebabkan karena posisi as roda dengan bearing atau lahernya tidak klop sehingga masih ada sedikit celah.

Dari celah itulah suara gemuruh tersebut berasal. Yang normal, posisi as roda dengan bearing roda itu harus benar-benar klop tidak ad celah sedikitpun. Sehingga meski mobil melintasi jalan tidak ratapun roda mobil tidak masalah.

Tapi kita tidak membahas mengapa bearing roda bisa rusak, yang kita bahas adalah bahayanya kalau bearing roda mobil yang rusak tidak segera diganti.

Ini penting karena berhubungan dengan roda, sementara kita tahu sendiri roda itu bagaikan kaki yang membuat mobil dapat bergerak. Lalu apa saja bahanyanya ?

Setir jadi kurang stabil

Pengemudian kendaraan dapat berlangsung dengan nyaman dan aman ketika kondisi sistem steering (steering rack, tie rod, stabilizer bar) dan roda dalam kondisi baik. Bearing roda masuk ke kelompok roda, karena ketika bearing roda rusak maka roda akan sedikit oblak. Ini membuat pengemudian menjadi kurang stabil sehingga ketika kita kemudikan mobil, akan terasa getaran getaran pada roda kemudi sampai setir yang oleng. Apalagi ketika mobil melintasi jalan tidak rata, roda kemudi akan lebih sulit dikendalikan.

Related image

Roda mobil terkunci

Akibat bearing roda yang oblak salah satunya meningkatkan suhu pada area bearing dan ujung as roda. Peningkatan suhu ini bisa memicu pemuaian pada tiap laher, dan as roda. Sehingga dalam satu titik, roda mobil bisa terkunci karena pemuaian ini. Ketika roda mobil sudah terkunci, maka mobil macet tapi bukan macet mesinnya melainkan macet rodanya seperti ditahan oleh rem.

As roda berpotensi patah

Yang paling parah adalah as roda bisa patah, hal ini karena as roda selalu bergejolak didalam bearing. Jadi seperti dipukul-pukul, saat awal-awal memang as roda mampu bertahan namun kalau dibiarkan as roda akan kalah juga sehingga as roda bisa patah dan kalau itu terjadi saat mobil sedang jalan bisa anda bayangkan sendiri akhirnya seperti apa.

Kerusakan bisa merembet ke komponen lain

Selain itu kerusakan bearing roda yang dibiarkan bisa menyebabkan kerusakan pada komponen kaki-kaki lainnya. As roda sudah jelas kalau tidak patah setidanya bengkok. Selain as roda, velg dan ball joint juga berpotensi mengalami kerusakan.

Jadi, disarankan ketika anda merasakan gejala kerusakan pada bearing roda segera bawa mobil ke bengkel untuk melakukan perbaikan. Tak jarang, kerusakan bearing roda ini disebabkan hanya karena kondisi bearing kering. Ketika bearing roda kering, maka anda akan merasakan getaran pada area roda ketika melaju diatas 40 KM/H. ketika anda rasakan itu, coba cek dengan mendongkrak mobil agar roda ternagkat lalu goyangkan roda secara vertikal. Kalau belum oblak, maka bearing masih aman hanya perlu pelumas (grease) tapi kalau sudah oblak, maka ada bearing yang penyok atau pecah sehingga perlu diganti.

Kami anugerah jaya bearing distributor Coupling, Bearing, Spare Part, Roller Chain terlengkap dan termurah di jakarta. anda bisa bertanya sekaligus berkonsultasi tentang Coupling, Bearing, Spare Part, Roller Chain yang hendak anda gunakan.  Jadi tunggu apa lagi ? jika anda membutuhkan berbagai jenis Coupling, Bearing, Spare Part, Roller Chain berkualitas maka anugerah jaya bearing merupakan pilihan yang tepat untuk anda, tidak perlu ragu dan khawatir. Lakukan pemesanan sekarang juga melalui jalur telepon atau email yang telah tersedia, semua kebutuhan anda mengenai Coupling, Bearing, Spare Part, Roller Chain.

Namun jika anda masih ragu dalam memilih serta membeli Spare Part anda bisa bertanya sekaligus berkonsultasi mengenai Spare Part yang anda butuhkan silahkan langsung menghubungi Anugerah Jaya Bearing sekarang juga di:

  • Contact Person: Djaja Halim
  • No Handphone: 0818 0661 5757, 0812 1001 3737
  • PIN BB: 292DBD2A
  • E-mail: [email protected]